Ilustrasi siswa sekolah di daerah 3T. Foto: MI/Gino Hadi
Ilustrasi siswa sekolah di daerah 3T. Foto: MI/Gino Hadi

Sekolah di Natuna Batal Diliburkan

Pendidikan virus korona
Ilham Pratama Putra • 04 Februari 2020 00:55
Jakarta: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah mencabut surat edaran libur sekolah di Natuna. Keputusan pencabutan libur sekolah itu tertuang pada surat edaran sekretariat daerah kabupaten Natuna nomor800/DISDIK/48/2020 tertanggal Senin, 3 Februari 2020.
 
Kepala Biro Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ade Erlangga membenarkan, bahwa dengan adanya surat edaran tersebut kegiatan belajar mengajar seluruh tingkatan di kabupaten Natuna dipastikan kembali berjalan sebagaimana mestinya.
 
"Dibatalkan liburnya. Tidak ada libur. Kegiatan belajar anak tetap berjalan," kata Ade kepada Medcom.id, Senin 3 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Surat edaran tersebut menindaklanjuti Telegram Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Cq. Dirjen Otonomi Daerah Nomor. T.422.3/666/OTDA, tentang permintaan pencabutan Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor : 800/DISDlK]46/2020 dan Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Nomor 800/DlSDlKi47/2020 tentang Kebijakan meliburkan Sekolah.
 
Berkaitan dengan dicabutnya Surat Edaran tersebut maka kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) tetap dilaksanakan seperti biasa mulai Selasa, 4 Februari 2020. Sebelumnya, Pemkab Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meliburkan sekolah di Natuna. Libur sekolah dicanangkan dalam surat edaran akan berlangsung selama dua pekan, mulai Senin, 3 Februari hingga 17 Februari 2020.
 
"Proses belajar-mengajar di semua sekolah se-Pulau Bunguran Natuna untuk sementara dihentikan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Wan Siswandi, di Natuna, Senin, 3 Februari 2020.
 
Sekda Kabupaten Natuna diduga mengeluarkan surat edaran libur sekolah dikarenakan adanya ratusan WNI dari Tiongkok yang tiba di Natuna untuk menjalani observasi, pada Minggu, 2 Februari 2020. Mereka telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan ke Indonesia dan telah dinyatakan sehat.
 
Para WNI yang dikarantina di Natuna akan diobservasi selama dua pekan di Hanggar Lanud RSA Ranai Natuna. Para WNI itu beraktivitas dan berolahraga dibimbing petugas dari Kementerian Kesehatan RI.
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif