Kepala Museum Nasional, Siswanto saat memeriksa koleksi benda budaya dari Museum Nusantara, Delft, Belanda .
Kepala Museum Nasional, Siswanto saat memeriksa koleksi benda budaya dari Museum Nusantara, Delft, Belanda .

1.500 Koleksi Benda Indonesia di Belanda Pulang Kampung

Pendidikan kebudayaan museum
Muhammad Syahrul Ramadhan • 02 Januari 2020 15:22
Jakarta:  Sebanyak 1.500 koleksi benda budaya dari Museum Nusantara yang berada di kota Delft, Belanda pulang kampung ke Indonesia.  Semua koleksi tersebut dikembalikan melalui Museum Nasional.
 
Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hilmar Farid mengatakan, semua koleksi ini tiba di Museum Nasional pada 23 Desember 2019.  Setelah melakukan pendataan kelengkapan koleksi, hari ini Museum Nasional melakukan pengecekan kesesuaian dengan data.
 
Lebih lanjut, kata Hilmar, semua koleksi ini dipilih oleh tim Museum Nasional dan membutuhkan waktu empat tahun hingga akhirnya kembali ke Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembicaraan sudah dimulai sejak 2015.  Kemudian ada proses negosiasi kita memilih benda-benda dari jumlah yang cukup banyak di sana.  Benda yang kira-kira ada kepentingannya untuk kita. Karena tidak semua yang ada di sana cukup penting. Karena kita juga sudah punya. Kita mencari yang akan menambah kualitas dari Museum Nasional. Itu kebijakannya," kata Hilmar dalam jumpa pers di Museum Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 2 Januari 2020.
 
Kepala Museum Nasional, Siswanto mengatakan, koleksi ini tiba di Museum Nasional melalui jalur laut. Selama mengarungi laut sejak bulan November, keberadaan koleksi terus dalam pencatatan dan pengawasan tim Museum Nasional.
 
Lebih lanjut, Siswanto menyebut satu koleksi berbentuk keris sudah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) oleh Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte.  Saat ini total yang ada di Museum Nasional 1.499.
 
"Secara permanen akan dimasukkan registrasi koleksi museum nasional dan kekayaan budaya bangsa.  Proses ini memakan waktu lama karena berbagai kendala administrasi dan persyaratan lain. Sehingga baru 23 desember lalu tiba di Museum Nasional," kata Siswanto.
 
Dari 1.500 benda ini jenisnya beragam. Mulai dari kapal, wayang, foto, sampai dekorasi dan rumah adat.  Adapun alasan koleksi ini dikembalikan ke Indonesia karena saat itu Eropa sedang mengalami krisis ekonomi.
 
Sehingga beberapa museum di benua biru itu harus tutup, salah satunya Museum Nusantara, dan mereka berniat mengembalikan koleksi ke negara masing-masing.  Indonesia pun bergerak cepat dan aktif untuk mendata koleksi-koleksi tersebut dan mendapatkan 1.500 benda budaya Indonesia.  Rencananya setelah dilakukan pengkajian, 1.500 benda ini akan dipamerkan pada Juni 2020.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif