Hari Raya Galungan. DOK unsplash
Hari Raya Galungan. DOK unsplash

Kapan Galungan 2026? Ini Jadwal Lengkap, Makna, dan Rangkaian Upacaranya

Renatha Swasty • 12 Juni 2026 17:31
Ringkasnya gini..
  • Hari Raya Galungan menjadi simbol dari kemenangan kebaikan (dharma) atas kejahatan (adharma).
  • Merujuk Surat Edaran Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI, Hari Raya Galungan jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026.
  • Rangkaian upacara suci ini akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut yang dimulai sejak pertengahan Juni.
Jakarta: Umat Hindu di Indonesia akan bersiap menyambut hari suci yang penuh makna. Perayaan besar yang dinanti-nantikan ini adalah Hari Raya Galungan yang jatuh pada pertengahan tahun 2026.
 
Hari suci ini dirayakan oleh umat Hindu setiap 210 hari sekali dengan menggunakan perhitungan khusus. Penentuan tanggal upacara sakral ini berlandaskan pada perputaran kalender Saka Bali.
 
Melalui kalender tersebut, jadwal pelaksanaan hari raya keagamaan ini dapat ditetapkan dengan jelas. Pemerintah juga mengimbau umat Hindu untuk mempersiapkan segala keperluan upacara sejak jauh hari.

Kedatangan hari suci ini selalu disambut dengan suka cita dan antusiasme yang sangat tinggi oleh umat Hindu. Segala persiapan fisik maupun sarana upacara mulai dirancang demi kelancaran jalannya ritual keagamaan.
 
Sebelum mengetahui kapan hari raya ini dirayakan, yuk simak terlebih dahulu apa itu Hari Raya Galungan berikut ini:

Apa Itu Hari Raya Galungan?

Mengutip laman Bimas Hindu Kemenag, Hari Raya Galungan juga dikenal oleh masyarakat Hindu dengan istilah Rerahinan Gumi. Istilah ini memiliki arti bahwa Galungan merupakan hari raya jagat yang wajib dirayakan oleh seluruh umat Hindu agar terhindar dari berbagai marabahaya.
 
Secara etimologi atau asal-usul kata, ‘Galungan’ berasal dari kata yang memiliki arti ‘bertemu’ atau ‘bersatu’. Istilah ini merujuk pada konsep persatuan elemen-elemen penting dalam kehidupan manusia.

Makna Hari Raya Galungan

Mengutip laman binus.ac.id, secara filosofis, arti kata bersatu tersebut melambangkan bersatunya kekuatan rohani yang ada di dalam diri manusia. Momen ini menjadi wadah untuk menyatukan kekuatan pikiran, perbuatan, dan perkataan agar manusia selalu teguh pada jalur kebenaran.
 
Hari Raya Galungan menjadi simbol dari kemenangan kebaikan (dharma) atas kejahatan (adharma). Selain merayakan kemenangan tersebut dan terciptanya alam semesta, umat Hindu juga memercayai bahwa pada hari suci ini para leluhur akan turun ke bumi untuk memberikan berkat serta perlindungan kepada keturunannya.
 

Kapan Hari Raya Galungan 2026?

Merujuk Surat Edaran Nomor B-253/DJ.VI/Dt.VI.I.3/BA.03/09/2025 yang diterbitkan oleh Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI, berikut jadwal peringatan Hari Raya Galungan yang jatuh pada bulan Juni 2026.
  • Selasa, 16 Juni 2026: Hari Penampahan Galungan
  • Rabu, 17 Juni 2026 Hari Raya Galungan
  • Kamis, 18 Juni 2026 Hari Umanis Galungan 

Rangkaian Galungan 2026

Rangkaian upacara suci ini akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut yang dimulai sejak pertengahan Juni. Berikut rangkaian perayaan Galungan 2026 yang dilansir dari laman bali-island.com

Penampahan Galungan (Selasa Wage wuku Dungulan)

Jatuh pada 16 Juni 2026, hari ini merupakan masa persiapan sibuk di mana masyarakat Bali mulai memasang penjor, membuat hidangan lawar, dan menyembelih babi sebagai simbol membunuh nafsu kebinatangan. Selain itu, Penampahan menjadi momen menyambut para leluhur yang dipercaya turun ke bumi dengan menghaturkan suguhan khusus atau punjung di rumah masing-masing.

Hari Raya Galungan (Rabu Kliwon wuku Dungulan)

Jatuh pada 17 Juni 2026, Hari Raya Galungan merupakan puncak perayaan ketika umat Hindu melakukan persembahyangan bersama mulai dari merajan di rumah hingga ke pura di lingkungan sekitar. Bagi keluarga yang anggotanya masih dimakamkan (belum diaben), mereka akan menjalankan tradisi Mamunjung ka Setra dengan membawakan sesajen ke kuburan.

Umanis Galungan (Kamis Umanis wuku Dungulan)

Umanis Galungan yang jatuh pada 18 Juni 2026 merupakan hari yang dimanfaatkan umat Hindu Untuk bersilaturahmi, mengunjungi sanak saudara, atau berekreasi bersama keluarga. Pada hari ini pula tradisi Ngelawang atau tarian barong anak-anak dari pintu ke pintu dilakukan untuk mengusir aura negatif di lingkungan perumahan.
 
Setelah seluruh rangkaian Galungan ini selesai, umat Hindu diperkirakan akan melanjutkan perayaan Hari Raya Kuningan sepuluh hari kemudian, tepatnya pada hari Sabtu, 27 Juni 2026.
 
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai kapan Hari Raya Galungan 2026 dirayakan beserta rangkaian upacaranya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA