Jalan Layang Pasupati Bandung. DOK Wikipedia
Jalan Layang Pasupati Bandung. DOK Wikipedia

Pemerintah Setuju Jalan Layang Pasupati Dinamai Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja

Renatha Swasty • 17 Februari 2022 15:24
Jakarta: Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR menyetujui usulan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Kang Emil) memberikan nama Jalan Layang Pasteur-Surapati (Pasupati) menjadi Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja. Usulan tersebut sebagai bentuk apresiasi masyarakat Jabar atas kiprah yang ditorehkan almarhum.
 
“Atas perjuangan gubernur, akhirnya telah mendapatkan izin penamaan Jalan Layang Pasupati menjadi Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja. Ini menandakan bahwa dukungan Pemprov sangat luar biasa,” kata Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof Rina Indiastuti saat membuka Webinar “Prof Mochtar Kusumaatmadja: Perjalanan Mahaguru Menuju Pahlawan Nasional” yang digelar Fakultas Hukum Unpad dikutip dari laman unpad.ac.id, Kamis, 17 Februari 2022.  
 
Usulan Kang Emil terlontar saat membuka acara Seminar Nasional Pengusulan Pahlawan Nasional dari Jawa Barat Prof Mochtar Kusumaatmadja pada 12 Desember 2021. Pemilihan Jalang Layang Pasupati berdasarkan refleksi yang bisa dipetik dari sosok almarhum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Spirit Pak Mochtar itu adalah menjembatani. Pada saat orang berpikir laut itu memisahkan pulau, Pak Mochtar berpikir sebaliknya. Laut adalah jembatan pulau-pulau di Nusantara,” kata Kang Emil.
 
Rina menyebut dengan direstuinya nama Prof Mochtar Kusumaatmadja sebagai nama jalan di Kota Bandung, dapat menjadi pertimbangan bagi Presiden Joko Widodo untuk menetapkan Mochtar sebagai pahlawan nasional tahun ini. Apalagi, nama Mochtar sudah digunakan Unpad sebagai nama gedung perpustakaan di Fakultas Hukum.
 
“Ini menjadi bukti bahwa institusi Unpad sangat menghormati jasa-jasa beliau,” kata Rina.
 
Rina mengungkapkan pengusulan gelar pahlawan Mochtar telah melalui jalan panjang. Unpad tidak henti mendukung pengusulan gelar pahlawan nasional ini dapat terlaksana tahun ini.
 
Usulan juga semakin istimewa dengan adanya 78 institusi yang turut mendukung dan lebih dari 100 dukungan dari tokoh/pribadi. Hingga ribuan petisi yang masuk dari Tanah Air hingga mancanegara.
 
“Semoga pada waktunya Bapak Presiden berkenan mengeluarkan surat keputusan pahlawan nasional untuk Prof Mochtar Kusumaatmadja yang kita kenal sebagai mahaguru dan negarawan yang tidak terbantahkan,” kata Rina.
 
Baca: Mengenang Mochtar Kusumaatmadja, Kemenlu: Putra Terbaik Bangsa
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif