Pengamat Pendidikan Doni Koesoema. Foto: Zoom
Pengamat Pendidikan Doni Koesoema. Foto: Zoom

RUU Sisdiknas, Menyerahkan Anggaran Pendidikan ke Menteri Bak Menyodorkan 'Cek Kosong'

Ilham Pratama Putra • 06 Juli 2022 16:37
Jakarta:  Pengamat pendidikan, Doni Koesoema mengatakan,  dalam draf Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) menteri mendapatkan kewenangan untuk mengatur anggaran pendidikan nasional. Hal ini dinilai berlebihan, terlebih tanpa adanya rambu-rambu yang mengatur pemanfaatan anggaran tersebut.
 
Ditambah, kata Doni, tidak ada pula penjelasan mengenai pertanggung jawaban atas penggunaan anggaran tersebut. Memberikan pengelolaan anggaran pendidikan kepada menteri bak memberikan 'cek kosong'.
 
"Mereka tidak memiliki rambu-rambu karena seperti 'cek kosong' diberi kewenangan untuk mengatur keuangan negara," ungkap Doni dalam siaran YouTube Pendidikan Karakter, Rabu 6 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, hal itu harus menjadi perhatian. Sebab, anggaran pendidikan nasional mengalir ke banyak kementerian.
 
"Tidak dibagi-bagi di berbagai macam Kementerian yang sebenarnya tidak jelas. Apakah mereka itu mengelola pendidikan nasional atau tidak," ungkapnya.
 
Kemudian ia juga meminta ada kejelasan peraturan dalam pengelolaan tersebut. Sebab anggaran pendidikan nasional sebesar 20 persen itu merupakan amanat konstitusi.
 
"Amanat Konstitusi harus dapat dipertanggungjawabkan secara bermanfaat berdaya guna bagi peningkatan kualitas pendidikan nasional," tutup dia.
 
Baca juga:  Peraturan Anggaran Pendidikan Nasional Mestinya Tak Diserahkan ke Menteri
 

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif