Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Foto: Zoom
Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Foto: Zoom

Nadiem Beberkan Rencananya Soal Digitalisasi Pendidikan

Pendidikan Sekolah Pembelajaran Daring Digitalisasi Sekolah Nadiem Makarim pandemi covid-19 Pembelajaran jarak jauh HUT ke-76 RI
Ilham Pratama Putra • 18 Agustus 2021 11:56
Jakarta: Pemerintah tengah mendorong proses digitalisasi di dunia pendidikan. Di saat yang bersamaan, dalam kondisi pandemi, teknologi telah menjadi nyawa bagi insan pendidikan ketika menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
 
Namun, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim menegaskan, bahwa digitalisasi pendidikan tak semata digenjot karena adanya PJJ dan pandemi covid-19.
 
Meskipun, tak dimungkiri PJJ sangat bergantung pada akses digital.  "Banyak orang mengira digitalisasi pendidikan ini berkaitan dengan PJJ. Ini tidak ada kaitannya dengan PJJ," sebut Nadiem dalam program Newsmaker Medcom.id special HUT ke-76 ri, Selasa, 17 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Digitalisasi pendidikan, kata Nadiem, tetap akan berjalan meskipun tidak ada PJJ. Menurutnya di masa depan tidak ada sekolah yang mampu berjalan tanpa akses kepada konten digital dan internet.
 
Nadiem menjelaskan, pandemi sendiri lah yang akhirnya mendorong digitalisasi pendidikan ini terakselerasi dengan cepat. Kemendikbudristek, kata Nadiem, telah menyiapkan konsep digitalisasi pendidikan tersebut.
 
"Kita mau memberikan tool kit-tool kit kepada guru, kepada kepala sekolah dan murid-murid kita untuk bisa mengakses sebanyak mungkin materi-materi," terangnya.
 
Baca juga:  Dijajah Covid-19, Kemerdekaan Belajar Pantang Mundur
 
Peralatan yang bakal membantu insan pendidikan untuk mengakses materi itu akan tertuang dalam sebuah platform berbasis digital. Saat ini pihaknya pun tengah merancang platform tersebut.
 
"Platfom digital yang akan kita buat di Kemendikbudristek, juga bermitra dengan pemain platfom lainnya. Tapi utamanya kita buat platfom sendiri, platform gratis, situs dan untuk manajemen sekolah.
 
Contoh misalnya asesmen, agar guru bisa mengetahui level murid-muridnya. Sehingga dia bisa mengetahui di level mana ini kelas saya, juga platform guru untuk belajar mandiri meningkatkan kemampuannya," tutup Nadiem.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif