Dirjen GTK, Kemendikbud, Iwan Syahril. Foto: Zoom
Dirjen GTK, Kemendikbud, Iwan Syahril. Foto: Zoom

Pembelajaran Jarak Jauh

Kemendikbud Menegosiasi Provider Agar Beri Diskon Paket Internet

Pendidikan Virus Korona Pembelajaran Daring
Ilham Pratama Putra • 29 Juli 2020 12:06
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah melakukan berbagai usaha untuk memberikan paket internet murah kepada pelajar. Sebab, mahalnya paket internet paling banyak dikeluhkan dan menghambat pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring.
 
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kemendikbud, Iwan Syahril mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan negosiasi dengan penyedia jasa telekomunikasi di Tanah Air. Harapannya, ada paket internet yang ramah untuk mendukung PJJ di masa pandemi covid-19.
 
"Bagaimana dukungan prasarana teknologi dalam hal ini biaya paket internet pada saat ini kita terus melakukan negosiasi dengan penyedia jasa internet, mendapatkan harga paket yang terjangkau," kata Iwan dalam Konferensi Video, Selasa, 28 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kalau perlu, kata Iwan, pemerintah bisa memberikan subsidi agar harga paket internet dapat ditekan. Selain paket internet, pihaknya juga bakal menyelesaikan masalah sarana dan prasarana pendukung lainnya.
 
Baca juga:Satelit Baru Bakal Diluncurkan Dukung Digitalisasi Pendidikan
 
Misalnya saja alat telekomunikasi pendukung PJJ. Dia menyebut pengadaan komputer bagi sekolah juga tengah diupayakan.
 
"Rencana ke depan, tiap sekolah harus punya komputer dan infrastruktur pendukung sehingga bisa memanfaatkan teknologi secara maksimal," terang dia.
 
Tak hanya itu, permasalahan PJJ lainnya juga bakal dituntaskan. Seperti halnya ketersediaan internet dan tidak adanya listrik pada daerah tertingal.
 
"Kita terus berkomunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memastikan rencana ke depan kita, di setiap sekolah terjangkau dengan akses internet. Kemudian akses listrik merata di sekolah Indonesia, jangan sampai ada sekolah tidak ada internet dan listrik, ini rencana kita ke depan dan sudah didiskusikan dengan lintas kementerian," terangnya.

 

(CEU)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif