Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto
Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto

Siswa Keluhkan Waktu Pengerjaan Tugas yang Sempit

Pendidikan Virus Korona Metode Pembelajaran
Ilham Pratama Putra • 27 April 2020 23:11
Jakarta: Dalam masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), siswa mengeluhkan banyaknya tugas yang diberikan guru kepada mereka.  Tak sampai di situ, waktu pengerjaannya yang sangat sedikit membuat siswa semakin kewalahan dalam mengerjakannya.
 
"Sebanyak 44,1 persen dari 1.700 responden menyelesaikan tugas-tugas berat itu umumnya pendek, hanya diberikan waktu sekitar satu sampai tiga jam," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti dalam Konferensi Video, Senin, 27 April 2020.
 
Retno menyebutkan banyaknya soal dalam tugas yang dihadapi siswa, biasanya mencapai 50 soal. Meskipun dalam bentuk pilihan ganda, hal tersebut tetap dianggap melelahkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perkara soal yang banyak ini ditemukan pada angka 44,5 persen responden. Sementara responden yang lain mengeluhkan tugas yang hanya menuliskan soal dan merangkum.
 
"Yang dianggap berat itu menuliskan soal ulang, ditemui pada 25,6 persen responden, merangkum isi bab 39,4 persen dan membuat video 55,5 persen," lanjut Retno.
 
Baca juga:  KPAI: 76,7% Siswa Tak Senang PJJ Saat Pandemi
 
Selain sempitnya waktu, siswa juga mengeluhkan keterbatasan alat penunjang pengerjaan tugas. Ketersediaan alat ini dikeluhkan 15,6 persen responden.
 
"Adapun hal lain yakni kuota internet mencapai 42,2 persen dan yang tertinggi tingkat kesulitannya ialah tugas yang sudah menumpuk karena waktu yang sempit dirasakan oleh 77,8 persen responden," ungkap Retno.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif