Terdakwa kasus pemerasan di KPK Immanuel Ebenezer. Metro Tv/Mario Pasaribu
Terdakwa kasus pemerasan di KPK Immanuel Ebenezer. Metro Tv/Mario Pasaribu

Profil Noel Ebenezer, Eks Wamenaker yang Sebut Menkeu Purbaya jadi Target 'Dinoelkan’

Renatha Swasty • 27 Januari 2026 14:42
Jakarta: Nama Immanuel Ebenezer mendadak jadi buah bibir di Tanah Air. Hal itu terjadi setelah pernyataannya secara terbuka mewanti-wanti Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. 
 
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) yang akrab disapa Noel itu menyebut ada skenario besar yang tengah dirancang oleh pihak-pihak tertentu untuk menjatuhkan sang Menkeu. Hal itu disampaikan saat menjalani sidang lanjutan kasus korupsi pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 
 
“Pak Purbaya harus waspada karena akan 'dinoelkan'. Siapa pun yang mengganggu pesta pora bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk menggigit Pak Purbaya,” kata Noel dikutip dari siaran Metro TV pada Selasa, 27 Januari 2026.

Istilah "dinoelkan", ia ciptakan sendiri untuk menggambarkan upaya kriminalisasi atau penjatuhan jabatan yang ia klaim tengah menimpa dirinya saat ini. 
 
Menkeu Purbaya menanggapi dengan sangat santai dan tidak ambil pusing pernyataan Noel.  Baginya, ancaman mengenai skenario 'dinoelkan' tidak akan mempan selama dirinya menjaga integritas dan kebersihan dalam mengelola uang negara.
 
“Oh biar saja yang penting gue enggak terima duit. Noel kan kayaknya terima ya. Kan gue enggak terima duit. Gaji gue gede di sini. Cukup,” ujar Purbaya.
 
Siapa sebenarnya Noel Ebenezer? Yuk simak profil lengkapnya di bawah ini!

Profil Noel Ebenezer

Melansir laman Metrotvnews.com, Immanuel Ebenezer Gerungan atau yang akrab disapa Noel, merupakan pria kelahiran Riau, 22 Juli 1975. Noel memiliki latar belakang sebagai Sarjana Sosial dari Universitas Satya Negara Indonesia. Hal itu merupakan fondasi yang kuat dalam perjalanan kariernya di dunia aktivisme, korporasi, hingga pemerintahan.
   

Perjalanan karier Noel Ebenezer

Nama Noel mulai mencuri perhatian publik saat ia menjabat sebagai Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (JoMan). Perannya sangat penting dalam memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. 
 
Selanjutnya, keaktifan Noel di dunia politik mengantarkannya pada posisi Komisaris Utama PT Mega Eltra (anak usaha PT Pupuk Indonesia) pada Juni 2021. Namun, masa jabatannya berakhir pada awal 2022 setelah dicopot oleh Menteri BUMN. 
 
Keputusan ini merupakan buntut dari langkah kontroversialnya yang hadir sebagai saksi meringankan bagi Munarman dalam kasus dugaan terorisme.
 
Menjelang Pilpres 2024, arah dukungan politik Noel sempat mengalami pergeseran. Pertama, Noel sempat mendukung Ganjar Pranowo melalui JoMan. 
 
Namun, terjadi ketegangan dengan pihak PDIP yang memicu pembubaran dukungan tersebut. Akhirnya, Noel mengalihkan dukungannya secara penuh kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan resmi bergabung menjadi kader Partai Gerindra.
 
Semua kerja keras Noel akhirnya berjalan mulus. Pada 21 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Noel sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) di Kabinet Merah Putih. Hal tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk membenahi sektor ketenagakerjaan di Indonesia.

Kasus OTT Noel Ebenezer

Penangkapan Noel terjadi setelah beberapa bulan dirinya dilantik sebagai Wamenaker. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis, 21 Agustus 2025 di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta. 
 
Noel diduga melakukan pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikat K3. Atas perannya dalam kasus tersebut, Noel didakwa menerima uang miliaran rupiah serta kendaraan mewah. (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan