Calon Hakim MK, Adies Kadir. Foto: Istimewa
Calon Hakim MK, Adies Kadir. Foto: Istimewa

Segera Disumpah Jadi Hakim MK, Intip Pendidikan Adies Kadir dari SD hingga Kuliah

Bramcov Stivens Situmeang • 05 Februari 2026 17:26
Ringkasnya gini..
  • Nama Adies Kadir menjadi sorotan publik setelah pemerintah menetapkannya sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi pengganti Arief Hidayat.
  • Politisi Partai Golkar ini akan segera dilantik dalam waktu 1-2 hari ke depan di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
  • Dengan pengalaman yang luas di bidang hukum, politik, dan organisasi, Adies Kadir dianggap memiliki kapasitas yang memadai untuk mengemban tugas mulia sebagai Hakim MK.
Jakarta: Nama Adies Kadir menjadi sorotan publik setelah pemerintah menetapkannya sebagai calon Hakim Mahkamah Konstitusi pengganti Arief Hidayat. Politisi Partai Golkar yang akrab dengan dunia hukum ini akan segera dilantik dalam waktu 1-2 hari ke depan di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
 
Kepastian jadwal pelantikan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. "(Upacara pengambilan sumpah) direncanakan dalam waktu 1-2 hari ke depan ini," kata Prasetyo dikutip dari Metro TV, Kamis, 5 Februari 2026.
 
Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Keputusan Presiden terkait penetapan Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi. Prosesi pengucapan sumpah jabatan akan dilaksanakan langsung di hadapan Kepala Negara setelah Mahkamah Konstitusi resmi memberhentikan dengan hormat Arief Hidayat pada 3 Februari 2026.

Sebelumnya, Arief Hidayat telah menjalani acara wisuda purnabakti di Gedung Sidang Pleno I Mahkamah Konstitusi, Jakarta, pada Rabu, 4 Februari 2026. Hakim Konstitusi senior tersebut telah mengabdi selama 13 tahun di lembaga penjaga konstitusi ini.
 
Pencalonan Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi mendapat persetujuan dari DPR RI melalui Rapat Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 yang digelar di Jakarta pada 27 Januari 2026. Dalam rapat yang sama, DPR juga mencabut keputusan sebelumnya yang sempat mencalonkan Inosentius Samsul untuk posisi tersebut.
 
Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa menjelaskan alasan pemilihan Adies sebagai Hakim Konstitusi. Menurutnya, Adies memiliki kualifikasi akademik yang mumpuni dengan gelar profesor dan doktor di bidang hukum.
 
Selain itu, pengalamannya sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi urusan hukum menjadi nilai tambah yang signifikan untuk menjalankan amanah sebagai Hakim Konstitusi. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai perjalanan kariernya, yuk kenalan lebih dekat dengan sosok Hakim Konstitusi terpilih ini.

Profil Adies Kadir?

Melansir dari laman resmi Partai Golkar, Dr. Ir. H. Adies Kadir, S.H, M.Hum merupakan politisi dengan nomor anggota 313 dari Fraksi Partai Golongan Karya. Pria kelahiran Balikpapan, 17 Oktober 1968 ini merupakan wakil dari Daerah Pemilihan Jawa Timur I dan beragama Islam.

Jejak Pendidikan Adies Kadir

Perjalanan pendidikan Adies Kadir dimulai dari jenjang dasar hingga meraih gelar doktor. Berikut jejak pendidikan yang ditempuhnya:
  • SD Negeri Selat VII (1974-1981)
  • SMP Negeri I (1981-1984)
  • SMA Negeri III, jurusan A-2 (1984-1987)
  • S1 Teknik Sipil, Universitas Wijaya Kesuma (1987-1993)
  • S1 Hukum, Universitas Merdeka (1993-2003)
  • S2 Ilmu Hukum, Universitas Merdeka (2003-2007)
  • S3 Ilmu Hukum, Universitas Untag (2011-2017)
Latar belakang pendidikan yang unik dengan dua gelar sarjana dari bidang berbeda ini menunjukkan dedikasi Adies dalam menimba ilmu. Keputusannya untuk mendalami ilmu hukum setelah meraih gelar teknik sipil memberikan perspektif multidisipliner yang akan berguna dalam menjalankan tugasnya sebagai Hakim Konstitusi.

Perjalanan Karier Adies Kadir

Karier profesional Adies dimulai di dunia industri konstruksi. Pada 1992-1996, ia menjabat sebagai Site Manager di PT Lamicitra Nusantara Tbk, kemudian melanjutkan kariernya sebagai Project Manager di PT Surya Inti Permata Tbk (1996-1999). Pengalamannya semakin berkembang ketika dipercaya menjadi Direktur Utama PT Adi Jayatek (1999-2005) dan General Manager PT Lamacitra Nusantara Tbk (2005-2007).
Setelah mendalami ilmu hukum, Adies melanjutkan kariernya dengan bergabung ke SMP Law Office dan menjabat sebagai Managing Partners pada 2007-2009. Pengalaman di dunia hukum ini menjadi fondasi kuat sebelum terjun ke dunia politik.

Keterlibatan dalam Politik dan Organisasi

Kiprah politik Adies dimulai dari tingkat daerah sebagai Ketua Fraksi di DPRD Kota Surabaya (2009-2014), kemudian melanjutkan ke tingkat nasional sebagai Anggota DPR RI periode 2014-2018. Di Partai Golkar, ia pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar (2009-2015) dan sebelumnya sebagai Wakil Ketua (2004-2009).
 
Selain aktif di partai politik, Adies juga terlibat dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Ormas MKGR (2015-2020), Wakil Ketua Asosiasi Advokat Indonesia (2012-2017), dan Anggota Dewan Kehormatan AAI (2016-2021). Pengalamannya di dunia usaha juga tercermin dari kepengurusannya di HIPMI sebagai Wakil Ketua (2004-2007) dan di Kadin Jawa Timur sebagai Wakil Ketua Kompartemen (2007-2009).
 
Dengan pengalaman yang luas di bidang hukum, politik, dan organisasi, Adies Kadir dianggap memiliki kapasitas yang memadai untuk mengemban tugas mulia sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi. Publik kini menanti pelantikan resminya dalam beberapa hari ke depan.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan