Upacara penutupan pendidikan itu berlangsung di Gedung Prof. Dr. Satrio, Seskoad, Bandung, Rabu 3 Juni 2026. Acara tersebut ditutup langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
"Peran strategis lembaga pendidikan Seskoad tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis dan taktis militer semata, melainkan juga pengembangan wawasan strategis yang berlandaskan keilmuan dan kepemimpinan visioner, serta integritas moral dan karakter yang unggul sebagai generasi penerus perjuangan TNI Angkatan Darat," kata Maruli dikutip dari laman tniad.mil.id, Kamis 4 Juni 2026.
| Baca juga: Di Sela Kesibukan Jadi Seskab, Teddy Indra Wijaya Tempuh Studi Doktor di SBM ITB |
Adapun Taskap merupakan karya tulis ilmiah akhir dalam pendidikan kedinasan militer. Penulisan Taskap semacam kajian strategis perorangan yang menjadi salah satu penilaian utama dalam Seskoad.
Dikreg LXVII sendiri diikuti 279 perwira siswa yang terdiri dari 255 pasis TNI AD, 4 pasis TNI AL, 2 pasis TNI AU, 7 pasis Polri. Selain itu angkatan Dikreg LXVII ini juga diikuti 11 pasis dari negara sahabat.
Dalam rekam jejak pendidikannya, Teddy tak cuma menjalani pendidikan militer. Tapi juga meraih gelar sarjana Hubungan Internasional di Universitas Jenderal Achmad Yani pada 2012 dan lulus magister kajian terorisme di Universitas Indonesia pada 2021.
Lebih lanjut, Maruli menyampaikan apresiasi kepada seluruh Perwira Siswa (Pasis) yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Menurutnya, tantangan tugas ke depan menuntut hadirnya pemimpin militer yang tidak hanya unggul dalam profesionalisme keprajuritan.
| Baca juga: Purbaya dan Seskab Teddy Jadi Bintang di HGN 2025, Mendikdasmen Kepo Pendukung Siapa yang Terbanyak |
"Tetapi juga mampu berpikir strategis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki visi jauh ke depan dalam mendukung pembangunan kekuatan pertahanan negara," sebut Maruli.
Maruli juga mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan kapasitas diri, dan mengembangkan budaya belajar sepanjang hayat. Bekal pendidikan yang diperoleh selama mengikuti Dikreg Seskoad diharapkan bisa menjadi manfaat.
"Menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan organisasi," pungkasnya.
Selama pendidikan, para Pasis memperoleh pembekalan yang berorientasi pada pengembangan kepemimpinan, manajemen strategis, perencanaan operasi. Termasuk mendapat pembekalan terkait analisis lingkungan strategis guna menyiapkan calon pemimpin masa depan yang profesional, adaptif, dan berkarakter.
Penutupan Dikreg LXVII Seskoad menjadi momentum penting dalam mencetak kader-kader pemimpin yang memiliki kualitas intelektual, moral, dan profesionalisme tinggi. Lulusan diharapkan siap mengemban berbagai tugas dan jabatan strategis di lingkungan TNI, Polri, maupun negara sahabat.
| Baca juga:
|
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News