Elang peregrine dikenal sebagai burung tercepat saat menyelam untuk menangkap mangsa di udara. Foto: Discover Wildlife.
Elang peregrine dikenal sebagai burung tercepat saat menyelam untuk menangkap mangsa di udara. Foto: Discover Wildlife.

Ngebut Banget! Ini 10 Burung Tercepat di Dunia

Muhammad Syahrul Ramadhan • 12 Oktober 2026 20:22
Ringkasnya gini..
  • Elang peregrine menjadi salah satu burung tercepat di dunia dengan kecepatan menyelam sekitar 290 km/jam saat berburu mangsa.
  • Ada 10 burung pemangsa dengan kemampuan terbang cepat, mulai dari elang peregrine, elang emas, gyrfalcon, hingga osprey.
  • Kecepatan burung dipengaruhi bentuk tubuh dan teknik berburu. Kecepatan saat menyelam berbeda dari penerbangan mendatar.
Jakarta: Kecepatan terbang menjadi salah satu kemampuan penting bagi burung pemangsa untuk berburu dan bertahan hidup. Beberapa spesies bahkan mampu melesat dengan kecepatan ratusan kilometer per jam ketika menyelam untuk menangkap mangsa.

Salah satu yang dikenal paling cepat adalah elang peregrine atau peregrine falcon. Burung ini dapat mencapai kecepatan sekitar 290 kilometer per jam saat melakukan penyelaman berburu.

Dilansir dari Discover Wildlife, burung pemangsa memiliki cara berburu yang berbeda. Ada yang mengandalkan kecepatan menyelam, sementara lainnya mengejar mangsa dengan penerbangan mendatar yang cepat.

10 Burung Tercepat di Dunia

Berikut daftar burung pemangsa dengan kemampuan terbang cepat, berdasarkan laporan Discover Wildlife.

1. Elang peregrine (Peregrine Falcon)
Elang peregrine dikenal sebagai burung tercepat di dunia saat menyelam. Kecepatannya dapat mencapai sekitar 290 km/jam. Ketika berburu, burung ini melipat sayapnya dan menukik tajam untuk menyergap mangsa di udara.

2. Elang emas (Golden Eagle)
Elang emas mampu mencapai kecepatan sekitar 240–320 km/jam ketika menyelam. Burung ini memanfaatkan arus udara untuk melayang sambil mencari mangsa sebelum melakukan serangan.

3. Gyrfalcon
Gyrfalcon dikenal sebagai salah satu burung tercepat dalam penerbangan mendatar, dengan kecepatan sekitar 80–109 km/jam. Spesies ini hidup di kawasan Arktik dan subarktik, termasuk wilayah Amerika Utara, Eropa, dan Asia.

4. Saker falcon
Saker falcon mampu terbang hingga sekitar 190 km/jam. Burung pemangsa ini menggunakan akselerasi dan kecepatannya untuk mengejar burung lain, seperti burung lark dan merpati.

5. Red-tailed hawk
Burung pemangsa yang banyak ditemukan di Amerika Utara ini dapat mencapai sekitar 190 km/jam ketika menukik saat berburu. Kecepatan tersebut membantunya menyergap mamalia kecil dan reptil.

6. Eurasian hobby
Eurasian hobby merupakan jenis elang kecil yang lincah dengan kecepatan terbang hingga sekitar 160 km/jam. Kemampuan tersebut membuatnya mampu mengejar burung kecil, termasuk burung walet, di udara.

7. Merlin
Merlin merupakan burung pemangsa berukuran kecil yang mengandalkan kelincahan untuk berburu. Kecepatannya dapat mencapai sekitar 113 km/jam ketika mengejar mangsa.

8. Elang harpy (Harpy Eagle)
Elang harpy dikenal memiliki cengkeraman kuat dan mampu bermanuver di antara pepohonan. Burung yang hidup di Amerika Tengah dan Selatan ini dapat mencapai kecepatan sekitar 80 km/jam.

9. Osprey
Osprey atau elang ikan dapat mencapai kecepatan sekitar 125 km/jam ketika menukik untuk menangkap ikan. Burung ini mengandalkan penglihatan tajam untuk mendeteksi mangsa di permukaan air.

10. American kestrel
American kestrel merupakan salah satu jenis falcon berukuran kecil yang ditemukan di Amerika Utara. Burung ini dapat melampaui kecepatan 100 km/jam saat menukik untuk menyergap mangsa.
 

Mengapa Burung Pemangsa Bisa Terbang Cepat?

Kecepatan burung pemangsa dipengaruhi bentuk tubuh, sayap, serta teknik berburu yang digunakan. Elang peregrine, misalnya, melipat sayapnya ketika menukik untuk mengurangi hambatan udara.

Sementara itu, spesies seperti gyrfalcon mengandalkan kecepatan dalam penerbangan mendatar untuk mengejar mangsa. Perbedaan cara terbang ini membuat catatan kecepatan burung perlu dilihat berdasarkan jenis penerbangannya.

Perlu diketahui, kecepatan saat menyelam tidak sama dengan kecepatan terbang mendatar. Karena itu, elang peregrine yang unggul dalam penyelaman tidak otomatis menjadi yang tercepat dalam semua kondisi penerbangan.
(Ellen Octovia Suherman)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan