Pencapaian ini menunjukkan peningkatan kompetitifitas PTKIN di kancah pendidikan tinggi Indonesia. "PTKIN terus berkembang dan makin kompetitif, bahkan dibandingkan dengan perguruan tinggi umum. Berdasarkan rilis terbaru Webometrics, ada tujuh PTKIN yang masuk dalam 100 besar," ujar Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron, di Jakarta, dikutip Rabu, 14 Januari 2026.
Sahiron menegaskan komitmen untuk terus mendorong kemajuan PTKIN. "Kami akan terus melakukan penguatan, terutama pada aspek riset dan publikasi hasil penelitian di jurnal nasional maupun internasional," sambungnya.
Daftar 7 PTKIN di Top 100 Webometrics 2026:
- Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta (Peringkat 27 Nasional)
- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Peringkat 33 Nasional)
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Peringkat 38 Nasional)
- UIN Ar-Raniry Banda Aceh (Peringkat 47 Nasional)
- UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) (Peringkat 72 Nasional)
- UIN Mataram (Peringkat 78 Nasional)
- UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (Peringkat 100 Nasional)
- UIN Raden Intan Lampung
- UIN Raden Fatah Palembang
- UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Webometrics merilis daftar peringkat kinerja universitas di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pemeringkatan dilakukan berdasarkan kemampuan perguruan tinggi secara persaingan global, penelitian hingga kinerja akademik dari perguruan tinggi.
Pemeringkatan kampus dapat kamu jadikan referensi sebagai pilihan tempat melanjutkan studi. Sehingga kamu dapat memilih perguruan tinggi yang tepat.
Perankingan ini juga dapat mencerminkan kualitas pendidikan. Termasuk, fasilitas yang tersedia sebagai penunjang pendidikan di kampus tersebut.
Di samping itu, perankingan ini juga dapat memengaruhi peluang karier lulusan. Sebab, perusahaan atau organisasi seirng mempertimbangkan reputasi perguruan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News