Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto dilantik sebagai Tenaga Ahli DPN. DOK IG Kemhan RI
Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto dilantik sebagai Tenaga Ahli DPN. DOK IG Kemhan RI

Profil Noe Letto, Putra Cak Nun yang Jadi Tenaga Ahli DPN Lulusan Kampus Luar Negeri

Ilham Pratama Putra • 19 Januari 2026 14:17
Jakarta: Nama Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal Noe Letto, bukan sosok asing di ruang budaya dan musik Indonesia. Selama hampir dua dekade, suaranya akrab menemani generasi penikmat musik lewat band Letto.
 
Noe Letto beberapa hari terakhir menjadi pembicaraan publik usai dilantik sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin. Di balik popularitasnya di dunia musik, Sabrang tumbuh sebagai figur multidimensi melampaui musisi.
 
Sebagai putra sulung budayawan, Emha Ainun Nadjib (Cak Nun), Sabrang lahir dan dibesarkan dalam lingkungan pemikiran kritis dan nilai kemanusiaan. Latar keluarga tersebut membentuk cara pandangnya terhadap kehidupan dan seni.

Hal itu pula yang kemudian tercermin kuat dalam karya-karyanya sebagai musisi. Soal pendidikan, kemampuan intelektual Sabrang tak bisa dipandang sebelah mata.
 
Selain ditempa oleh ayah dan lingkungannya, ia juga memiliki pendidikan akademik yang baik hingga studi ke luar negeri. Yuk intip, beriku ini profil lengkap Noe Letto:

Profil Sabrang Mowo Damar Panuluh

Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Neo Letto lahir di Yogyakarta pada 10 Juni 1979. Ia merupakan putra sulung dari Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun.
 
Neo Letto tumbuh dan besar di Lampung. Dia menghabiskan masa remajanya di Yogyakarta. Berikut jejak pendidikan dan kariernya:

Pendidikan 

  1. SD 1 Yosomulyo, Lampung
  2. SMP Xaverius Metro, Lampung
  3. SMA Negeri 7, Yogyakarta
  4. University of Alberta, Kanada (Jurusan Matematika dan Fisika)

Karier

Nama Sabrang mencuat lewat lahirnya band Letto yang digawanginya. Sabrang menjadi vokalis band Letto.
 
Dikenal dengan nama panggung Noe Letto, band itu melejit di awal tahun 2000. Selain itu, ia juga mendirikan rumah produksi film bernama Pic[k]Lock Productions.
 
Menteri Pertahanan Republik Indonesia selaku Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Sjafrie Sjamsoeddin, melantik 12 tenaga ahli, salah satunya, anak da'i kondang Emha Ainun Nadjib, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal sebagai Noe Letto. Ia bertugas membidangi Geoekonomi, Geopolitik, dan Geostrategi.
 
"Pelantikan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat jajaran pemikir di tubuh DPN dalam menghadapi dinamika tantangan global," dikutip dari keterangan Biro Pers Kementerian Pertahanan, Sabtu, 17 Januari 2026.
 
Sebanyak 12 orang dari berbagai disiplin ilmu dilantik berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor: KEP/3/KH/X/2025, pada Kamis, 15 Januari 2026. Para tenaga ahli ini akan mengisi posisi krusial sebagai Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada kedeputian bidang Geoekonomi, Geopolitik, serta Geostrategi.
 
Pengangkatan ini merupakan langkah nyata Kemhan mengintegrasikan keahlian akademis dan praktis guna mendukung kelancaran tugas-tugas Dewan Pertahanan Nasional. Usai pengambilan sumpah, Menhan menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada para pejabat yang baru dilantik. Disusul jajaran tamu undangan yang hadir. Selain Sabrang Mowo Damar, DPN juga melantik anak pengacara Hotman Paris Hutapea, Frank Alexander Hutapea.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan