Ilustrasi belajar. Medcom.
Ilustrasi belajar. Medcom.

Mengenal Antoine Lavoisier, Ilmuwan yang Salah Jurusan

Pendidikan sejarah ilmuwan Mata Pelajaran Sejarah
Medcom • 18 April 2022 22:51
Jakarta: Fenomena salah jurusan merupakan hal yang umum dirasakan pelajar saat ini. Namun, siapa sangka, ilmuwan bersejarah rupanya juga pernah mengalami hal tersebut. Dia adalah Antoine Lavoisier, penemu hukum kekekalan massa.
 
Melansir Ruangguru, pria kelahiran 26 Agustus 1743 itu sangat menyukai sains. Alih-alih menekuninya, dia malah berkuliah di jurusan hukum lantaran ingin mengikuti jejak sang ayah.
 
Kala itu, ayah Antoine merupakan seorang pengacara ternama di parlemen Paris, Prancis. Kesuksesan tersebut tentu menjadi panutan bagi Antoine kecil, sehingga dia bertekad ingin bisa ‘setara’ dengan sang ayah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, kecintaan Antoine terhadap sains yang sudah ditunjukkan sejak kecil membuatnya terus belajar. Kegigihan itu lantas membuahkan hasil, di mana pada 1789, Antoine berhasil menggemparkan dunia kimia.

Temuan Antoine Lavoisier

Saat itu, ilmu kimia masih tergolong ke masa Kimia Klasik, di mana teori-teori kimia yang berkembang masih mempersoalkan air yang akan menjadi residu jika dipanaskan terus-menerus. Ilmuwan berpikir bahwa dengan memanaskan air, lama kelamaan air akan berubah menjadi tanah.
 
Pada masa itu juga, Antoine memaparkan hasil risetnya di Traité Élémentaire de Chimie. Dia mencoba mereaksikan cairan merkuri dengan gas oksigen di wadah dalam ruang tertutup, sehingga menghasilkan merkuri oksida berwarna merah.
 
Bila merkuri oksida dipanaskan kembali, maka senyawa tersebut akan terurai menghasilkan cairan merkuri dan gas oksigen yang jumlahnya sama seperti awal. Dengan hasil seperti ini, muncullah Hukum Lavoisier, atau yang dikenal dengan Hukum Kekekalan Massa.
 
Hukum tersebut berbunyi, “massa zat sebelum reaksi, sama dengan massa zat setelah reaksi”. Secara prinsip, Hukum Kekekalan Massa mirip dengan Hukum Kekekalan Energi, di mana energi hanya dapat berubah bentuk, tanpa bisa diciptakan maupun dihapus.
 
Hukum Kekekalan Massa membuktikan bahwa massa dari materi yang ada di dunia tidak pernah berubah. Satu hal yang perlu diingat dalam hukum ini adalah, sistemnya harus tertutup.
 
Sebagai contoh, membakar kayu di dalam wadah kaca tertutup. Massa kayu sebelum dibakar akan sama dengan massa setelah dibakar.
 
Penelitian ini seketika mengubah masa Kimia Klasik menjadi masa baru, Kimia Modern, yang melahirkan landasan hukum-hukum kimia dasar. Antoine pun dinobatkan sebagai Bapak Kimia Modern. (Nurisma Rahmatika)
 
Baca: Mengenal Reaktor Nuklir: Reaksi Fisi, Komponen, Cara Kerja, dan Jenis
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif