Mendikbud Nadiem Makarim. Tangkapan Layar Zoom.
Mendikbud Nadiem Makarim. Tangkapan Layar Zoom.

Nadiem Mengajak Mahasiswa Terus Optimistis Hadapi Pandemi

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 04 Agustus 2020 20:19
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengajak para mahasiswa terus optimistis menghadapi pandemi virus korona (covid-19). Mahasiswa diharapkan tidak ikut terbawa emosi negatif menghadapi dampak pandemi.
 
"Bagi mahasiswa yang muda, dengan seluruh hidup di depannya, itu sangat menyedihkan buat saya kalau mahasiswa itu pesimistis," ungkap Nadiem dalam Webinar yang digelar Unesa, Selasa, 4 Agustus 2020.
 
Ia pun menyarankan agar mahasiswa mengubah cara berpikirnya. Pandemi diharapkan tidak semata dilihat sebagai masalah, tapi juga bisa jadi kesempatan untuk mahasiswa bisa ikut berkontribusi, khususnya di dunia pendidikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Besar sekali harapan saya (ada kontribusi) di dunia pendidikan," ujarnya.
 
Nadiem mengatakan, banyak anak Indonesia yang pembelajarannya tertinggal akibat pandemi. Situasi saat ini menambah berat target mewujudkan pemerataan pendidikan di Tanah Air.
 
"Sebelum pandemi banyak sekali anak-anak kita yang tertinggal, sistem pendidikan kita belum ideal. Pandemi ini gap yang punya dan tidak punya semakin melebar," ujarnya.
 
Baca:8.248 Mahasiswa Universitas Jember Bebas UKT
 
Menurut Nadiem, saat ini waktunya mahasiswa ikut berkontribusi untuk pendidikan Indonesia. Mahasiswa bisa membantu peserta didik yang berada di daerah-daerah mengejar ketertinggalan tersebut. Nadiem meyakini tugas ini mampu diemban mahasiswa.
 
"Memiliki energi untuk melakukan berbagai macam bantuan yang dibutuhkan anak-anak sekolah kita," tuturnya.
 
Nadiem pun berharap mahasiswa bisa ikut andil untuk peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan nasional. Nadiem juga mengajak para mahasiswa ikut berkontribusi dalam program transformasi sekolah.
 
"Kami berharap ini menjadi program yang masif, tapi bukan satu-satunya. Adalah program transformasi sekolah yang didukung mahasiswa," ujar Nadiem.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif