Ke-10 daerah tersebut Yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I Yogjakarta, NTB, Bali, Bengkulu dan Kalimantan Barat. Selain PTM, KPAI juga akan menyampaikan survei dan hasil pengawasan vaksinasi anak usia 12-17 tahun.
Survei yang dilakukan menggunakan aplikasi google form ini diikuti oleh 86.286 partisipan/responden dari jenjang pendidian SD/MI, SMP/Mts, MA/SMA/SMK, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB).
Adapun asal daerah para partisipan berasal dari 34 provinsi di Indonesia, bahkan diikuti juga peserta didik dari Sekolah Indonesia Luar negeri (SILN) Singapura dan Filipina. Survei dilaksanakan pada 3-9 Agustus 2021 setelah sebelumnya dilakukan uji coba kuisioner pada 30-31 Juli 2021.
Baca juga: Anies Pastikan 610 Sekolah Siap Gelar PTM Senin Nanti
Sejumlah pemimpin daerah mulai mengeluarkan pernyataan akan memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada awal September 2021, sesudah wilayahnya dinyatakan masuk PPKM level 1 sampai dengan 3. Hal ini juga seiring dengan pernyataan Mendikbudristek, Nadiem Makarim yang meminta seluruh daerah di level tersebut untuk mulai menggelar PTM terbatas.
Pernyataan tersebut juga disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI. Padahal positivity rate secara nasional pada saat itu 30 persen, yang artinya masih angka yang sangat tinggi dan membahayakan keselamatan jiwa. Karena positivity rate yang aman membuka sekolah menurut WHO adalah di bawah 5%.
Hasil Pengawasan PTM, vaksinasi anak usia 12-17 tahun dan hasil survey akan dipaparkan secara lengkap pada saat Rakornas tersebut. Rakornas mengundang Kementerian dan Lembaga terkait serta Kepala-kepala Dinas Pendidikan Provinsi/kota/kabupaten dan Kepala-Kepala Kantor wilayah/kota/kabupaten Agama, Dinas-Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota serta Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) di seluruh Indonesia.
Selain itu, akan diundang juga perwakilan kepala sekolah dari seluruh Indonesia, dan perwakilan organisasi-organisasi guru. Rakornas Hasil Pengawasan PTM dan Vakinasi Anak usia 12-17 tahun mengundang juga Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yang akan diwakili Wakil Menteri kesehatan, Dante Saksono Harbuwono dan Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News