Penyerahan penghargaan kepada para pemenang SINTA Award 2019.  Foto:  Medcom.id/Citra Larasati
Penyerahan penghargaan kepada para pemenang SINTA Award 2019. Foto: Medcom.id/Citra Larasati

Publikasi Ilmiah Bukan Sekadar Memenuhi Tuntutan Karier

Pendidikan Pendidikan Tinggi Riset dan Penelitian
Citra Larasati • 12 September 2019 17:59
Jakarta:Indonesia masih harus mengeluarkan upaya besar dalam meningkatkan visibilitas publikasi dan jurnal ilmiah. Dosen dan peneliti didorong untuk melakukan penelitian dan publikasi ilmiah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, bukan hanya sekadar memenuhi tuntutan kenaikan jabatan dan pengembangan karier semata.
 
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mengatakan, publikasi di jurnal ilmiah saat ini menjadi suatu kewajiban bagi pejabat fungsional dosen dan peneliti serta fungsional lainnya. "Terutama sebagai persyaratan kenaikan dan mempertahankan jenjang jabatan serta mahasiswa sebagai persyaratan kelulusan," kata Nasir dalam sambutannya di Acara Pemberian penghargaan kepada pemenang SINTA Award 2019, di JCC, Jakarta, Kamis, 12 September 2019.
 
Di satu sisi, publikasi ilmiah tersebut berdampak pada peningkatan kebutuhan jurnal terkareditasi dan terindeks di pengindeks bereputasi internasional. Jurnal ilmiah pun terus mengalami peningkatan, baik yang terakreditasi nasional maupun bereputasi Internasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun menurut Nasir, hal terpenting dari publikasi ilmiah dan jurnal ilmiah tersebut adalah visibilitasnya. Seperti diketahui, dalam publikasi ilmiah dikenal istilah sitasi dan dalam jurnal ilmiah dikenal impact factor.
 
"Salah satunya, dengan mendorong peneliti untuk melakukan penelitian yang terkini, relevan dan, terpenting, bersinergi untuk mengindari pengulangan dan tumpang tindih antar peneliti di bidang yang sama," ujar Nasir.
 
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID), Kemenristekdikti, Ali Ghufron Mukti menambahkan SINTA Award salah satunya digelar untuk mendorong motivasi dosen dan peneliti dalam meneliti dan melakukan publikasi ilmiah. Namun ia juga menekankan, agar para dosen tidak hanya melakukan publikasi ilmiah untuk memenuhi tuntutan dalam karier akademiknya.
 
"Temuan-temuan baru para dosen ini diharapkan tidak hanya untuk kenaikan pangkat dan karier, tapi juga harus dipikirkan manfaatnya bagi masyarakat," ujar mantan Wakil Menteri Kesehatan ini.
 
SINTA merupakan portal yang berisi tentang pengukuran kinerja Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Meliputi kinerja peneliti, penulis, author, kinerja jurnal, kinerja institusi Iptek. SINTA Awards yang diberikan setiap tahun kepada peneliti, lembaga penelitian dan jurnal terbaik bukan hanya merupakan acara seremonial.
 
Lebih dari itu, SINTA Awards diharapkan menjadi wahana silaturahmi antarpeneliti dan pemangku kepentingan, sehingga semangat dari para pemenang dapat ditularkan kepada calon-calon pemenang di masa depan.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif