Kampus Universitas Indonesia, UI/Humas.
Kampus Universitas Indonesia, UI/Humas.

Aktuaria UI Naik Daun, Hati-hati Persaingannya Ketat

Pendidikan SNMPTN/SBMPTN 2019 SBMPTN 2019
Intan Yunelia • 13 Juni 2019 07:07
Jakarta: Program Studi (Prodi) Aktuaria menjadi salah satu prodi yang paling diminati calon mahasiwa Universitas Indonesia (UI) sejak peneriman mahasiswa baru 2018. Dibuka sejak tahun lalu, prodi ini cukup menarik minat khususnya di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).
 
“Prodi Aktuaria lagi naik daun, karena dibuka tahun kemarin dan peminatnya sudah banyak banget. Jadi prodi ini tingkat persaingannya paling tinggi di UI,” kata Kepala Kantor Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti saat dihubungi Medcom.id, Rabu, 12 Juni 2019.
 
Dari data tahun lalu saja, pertama kali dibuka prodi Aktuaria diminati 2.252 pendaftar, padahal kuota yang diperebutkan hanya 20 kursi. Prodi ini menyaingi prodi-prodi populer seperti Pendidikan Kedokteran, Sistem Informasi dan Ilmu Komputer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara untuk tahun ini data masih dihimpun. Berdasarkan peminat dari seleksi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), SBMPTN dan Simak UI.
 
Prodi Aktuari ini masuk ke dalam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UI. Lulusan S1 prodi ini akan memperoleh gelar Sarjana Ilmu Aktuaria (S.Aktr).
 
Baca:Baru Dibuka, Peminat Aktuaria Salip Kedokteran UGM
 
Aktuaria adalah ilmu tentang pengelolaan risiko keuangan di masa yang akan datang. Ilmu aktuaria merupakan kombinasi antara ilmu tentang peluang, matematika, statistika, keuangan, dan pemrograman komputer. Di luar negeri profesi aktuaris termasuk kelompok profesi elit dengan gaji sangat besar.
 
Sementara itu, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan prodi Aktuaria. Melihat geliat industri keuangan yang semakin berkembang, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
 
“Jadi prodi ini belum banyak di Indonesia. Kita perlu menambah lagi prodi-prodi dan pendidikan di bidang aktuaria,” kata Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Na’im beberapa waktu lalu.
 
Hingga saat ini, baru ada sembilan perguruan tinggi yang sudah memiliki prodi aktuaria. Di antaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Pelita Harapan (UPH), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga, dan Universitas Katolik Parahyangan.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif