BNPT Minta Rektor Berdayakan Sivitas Akademik Tangkal Radikalisme

Intan Yunelia 26 Juni 2018 10:39 WIB
Radikalisme di Kampus
BNPT Minta Rektor Berdayakan Sivitas Akademik Tangkal Radikalisme
Kepala BNPT, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Suhardi Alius, Medcom.id/Intan Yunelia.
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta kampus melibatkan semua sivitas akademik dalam mengatasi radikalisme. Hal itu diungkapkan Kepala BNPT, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Suhardi Alius saat menghadiri Rapat Koordinasi dengan seluruh rektor perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.

"Ada muatan yang harus segera dilaksanakan untuk mereduksi paham-paham itu, dan bagaimana mengatasinya, termasuk memberdayakan semua sivitas akademika. Baik itu forum guru besar, dekan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan lingkungan masyarakat sekitar," kata Suhardi di Gedung D Kemenristekdikti, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin 25 Juni 2018.


Di hadapan para rektor, Suhardi berpesan agar kampus menjaga betul-betul mahasiswanya dari radikalisme. Sebab menurut Suhardi, radikalisme bukan berarti hanya tindakan yang mengarah pada kekerasan dan aksi terorisme saja.

"Tapi di situ kita maksudkan adalah radikalisme yang bersifat negatif, seperti paham intoleransi , paham kiri dan anti-NKRI , anti-pancasila dan itulah yang kita sikapi sekarang ini," jelas Suhardi.

Baca: BNPT Beberkan Modus Penyebaran Radikalisme di Kampus

Dalam pertemuan itupun, BNPT membeberkan modus-modus masuknya paham radikalisme ke dalam lingkungan kampus. Sehingga kampus dapat menyiapkan langkah antisipatif dini dalam menangkal radikalisme.

"Walaupun  berbeda-beda langkah langkahnya, kita berikan kepada beliau-beliau ini dan modus-modusnya bagaimana penyebaran itu masuk serta mengatasinya," ucapnya.

Penangkalan radikalisme di lingkungan kampus, bukan saja menyasar mahasiswa, tetapi juga tenaga pendidik seperti dosen.

"Karena bukan hanya mahasiswa, tapi dosen, guru besarnya juga harus disikapi dan kita tuntun ke arah yang benar," pungkasnya.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id