Rektor IPB, Arif Satria. Medcom.id/Citra Larasati
Rektor IPB, Arif Satria. Medcom.id/Citra Larasati

Rektor IPB Dapat Gelar Guru Besar Tetap

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 24 Oktober 2019 07:00
Jakarta: Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria terhitung Oktober 2019 ditetapkan sebagai Guru Besar Tetap di bidang Ekonomi Politik IPB. Penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan Menristedikti.
 
Gelar tersebut jawaban dari apa yang dicita-citakannya sedari kecil. Sekaligus persembahan khusus kepada kedua orangtuanya yang telah mengantarkannya sampai posisi saat ini.
 
"Sekaligus lunasi janji saya ke orang tua. Saya tidak bisa membalas segala kasih sayang orang tua saya selama ini selain dengan karya-karya seperti ini. Moga gelar guru besar ini bisa membuat orang tua saya bahagia dan bangga," kata Arif di siaran pers, Rabu 23 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Predikat sebagai guru besar kerap ditanyakan kedua orangtunya. Ia lega dengan gelar ini ia terpacu untuk lebih produktif menghasilkan karya-karya akademiknya.
 
"Gelar guru besar bukan akhir perjalanan akademik, tetapi harus kita anggap sebagai awal perjalanan. Sehingga harus ada karya-karya lanjutan yang lebih baik di masa mendatang. Bagaimanapun juga saya dibesarkan oleh IPB. Saatnya saya harus terus berbuat untuk kemajuan IPB," ujar Arif.
 
Riwayat pendidikan Arif, dimulai tahun 1990 masuk IPB melalui jalur undangan Seleksi Masuk IPB (USMI). Selama ia menjadi mahasiswa, ia aktif di organisasi kemahasiswaan. Seperti Presidium Senat Mahasiswa IPB, National Director dan salah seorang pendiri International Association of Student in Agricultural and Related Science (IAAS) Indonesia.
 
Setelah lulus dari Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian di Fakultas Pertanian IPB pada tahun 1995 lalu, ia kemudian melanjutkan S2 di IPB dengan Program Sosiologi Pedesaan IPB dan lulus tahun 1999. Ia menyelesaikan Program Doktor di bidang Marine Policy, di Kagoshima University Jepang pada tahun 2006.
 
Ia kemudian diangkat menjadi dosen di Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan Fakultas Perikanan IPB pada tahun 1997, kemudian di tahun 2019 ini memperoleh gelar Guru Besar Tetap Fakultas Ekologi Manusia IPB dalam bidang Ekologi Politik.
 
Selain tugas utama sebagai pengajar, tahun 2017 diberi amanah sebagai Rektor IPB periode 2017-2022. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Dekan FEMA selama 2 periode (2010-2017).
 
Selama mengabdi di IPB, Arif Satria menerima penghargaan Satyalencana 10 tahun dari Presiden Republik Indonesia (2013). Beberapa penghargaan lainnya yang ia peroleh di antaranya Second Winner of The Academic Leader Award - Dosen dengan Tugas Tambahan sebagai Rektor PTNBH (2019), Akademisi Peduli Penyuluhan dan SDM Perikanan – KKP (2013), Kagoshima University Network Ambassador (2011), Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa Bidang Ilmu Pengerahuan (2009), The First Winner of Yamamoto Award (2008), dan Juara 3 Dosen Berprestasi IPB (2007).

 

(WHS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif