Bunkasai 2026 “Cyber Harajuku: Colors of the Future. Foto: BINUS
Bunkasai 2026 “Cyber Harajuku: Colors of the Future. Foto: BINUS

Pecah! Bunkasai BINUS 2026 Sukses Pertemukan Mahasiswa dengan Industri Jepang

Citra Larasati • 20 Oktober 2026 14:09
Ringkasnya gini..
  • Bunkasai 2026 BINUS sukses tarik ribuan pelajar SMA untuk eksplorasi budaya Jepang dan potensi jejaring industri.
  • Rayakan 25 tahun, Sastra Jepang BINUS perkuat kurikulum komunikasi bisnis untuk kesiapan karier global mahasiswa.
  • Puluhan mitra industri multinasional hadir membuka peluang karier nyata bagi mahasiswa di ajang Bunkasai 2026.
Jakarta: Ekosistem pendidikan tinggi masa kini tak hanya menuntut mahasiswa jago teori di kelas, tetapi juga piawai membangun jejaring industri global. Hal inilah yang dibuktikan oleh program studi Japanese Popular Culture BINUS University bersama Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang (HIMJA) lewat ajang Bunkasai 2026 bertajuk “Cyber Harajuku: Colors of the Future”.

Japanese Popular Culture BINUS University bersama Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang (HIMJA) sukses menyelenggarakan Bunkasai 2026 “Cyber Harajuku: Colors of the Future” pada 12–13 Oktober 2026 di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek.

Bertepatan dengan momentum 25 tahun perjalanan Japanese Popular Culture BINUS University, Bunkasai 2026 menjadi perayaan yang mempertemukan mahasiswa, alumni, mitra industri, komunitas, dan masyarakat melalui kreativitas serta berbagai aktivitas budaya Jepang.

Selama dua hari penyelenggaraan, Bunkasai 2026 berhasil menarik ratusan pengunjung, dengan 73 peserta yang berpartisipasi dalam berbagai kompetisi serta lebih dari 1000 pengunjung, yang sebagian besar merupakan pelajar SMA. Festival ini juga semakin semarak dengan kehadiran Twenty Nine Teens dan CRESCENDO yang turut menghibur para pengunjung. Berbagai kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal budaya Jepang sekaligus mengekspresikan kreativitas mereka.
Perjalanan 25 tahun Japanese Popular Culture BINUS University menunjukkan bagaimana pembelajaran mengenai Jepang dapat terus berkembang dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui kegiatan seperti Bunkasai, mahasiswa tidak hanya mempelajari budaya, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menciptakan ruang interaksi, membangun kolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

"Hal ini sejalan dengan peran Faculty of Humanities dalam membangun pemahaman lintas budaya yang menjadi semakin penting di dunia yang terhubung secara global,” ujar Dr. Elisa Carolina Marion, S.S., M.Si., Dean of Faculty of Humanities BINUS University dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026.

Perayaan 25 tahun Japanese Popular Culture BINUS University juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan para lulusan dan mitra industri. Sebanyak 25 alumni dan 25 mitra industri turut hadir dalam Bunkasai 2026, di antaranya The Japan Foundation, PT. PERSOL Recruitment Indonesia, Hotel Kuretakeso, HMI Indonesia, RGF HR Agent Indonesia, IRIJ Jakarta Indonesia Institute Japan, LPK Asia Mogi Prima, PT. Awina, PT. Aun Wahana Jaya, dan lainnya. 
 
Bunkasai 4
Bunkasai 2026 “Cyber Harajuku: Colors of the Future. Foto: BINUS


Kehadiran para mitra industri mencerminkan kuatnya jejaring kerja sama yang telah dibangun Japanese Popular Culture BINUS University, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk lebih mengenal kebutuhan industri dan peluang karier di dunia profesional. Dalam momentum perayaan 25 tahun ini, para mitra industri juga menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar kolaborasi yang telah terjalin dapat terus erat, khususnya dalam mempersiapkan mahasiswa agar semakin siap menghadapi dunia kerja.

Dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi industri global, Japanese Popular Culture BINUS University tidak hanya berfokus pada penguasaan bahasa dan pemahaman budaya Jepang, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi profesional. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui mata kuliah Japanese Business Communication in Global Industry dan Japanese Business Correspondence in Global Industry, yang membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi dalam konteks bisnis internasional.

“Memasuki perjalanan berikutnya setelah 25 tahun, Japanese Popular Culture BINUS University berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan dengan alumni dan mitra industri serta mengembangkan pengalaman pembelajaran yang mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional. Kami berharap hubungan yang telah terbangun ini dapat terus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan berkontribusi di lingkungan global,” tutup Dr. Rudi Hartono Manurung, Head of Japanese Popular Culture BINUS University.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan