Ilustrasi. Media Indonesia
Ilustrasi. Media Indonesia

Kuota Zonasi PPDB SMA di Kepri Capai 65%

Pendidikan Sekolah Sistem Zonasi PPDB PPDB 2021
Antara • 10 Juni 2021 20:32
Tanjungpinang: Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Dali menyampaikan sistem zonasi masih dominan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 tingkat SMA/SMK/sederajat. Kuota zonasi mencapai 65 persen.
 
Dali menjelaskan, untuk jalur prestasi dan afirmasi bagi calon siswa kurang mampu dan difabel masing-masing sebesar 15 persen. Kemudian, jalur perpindahan orang tua sebesar 5 persen.
 
"Namun ini baru rancangan, kita masih menunggu Peraturan Gubernur (Pergub). Kemungkinan satu atau dua hari ke depan sudah ditandatangani," kata Dali di Tanjungpinang, Kamis, 10 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan untuk kriteria sistem zonasi akan disesuaikan antara jarak rumah calon siswa dengan sekolah yang diukur oleh GPS atau google map pada pendaftaran online. Alamat calon siswa disesuaikan antara Kartu Keluarga (KK) dengan sekolah yang masuk dalam zonasi.
 
Sedangkan, untuk jalur prestasi akademis, kata dia, calon siswa wajib memenuhi kriteria nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Untuk prestasi non akademis harus melampirkan sertifikat prestasi mulai dari OSN, O2SN, FLS2N, baik itu prestasi tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional maupun internasional.
 
Baca: Syarat Jalur Zonasi, Kartu Keluarga Terbit Minimal Satu Tahun Sebelum PPDB
 
Selanjutnya, untuk daya tampung siswa SMA/SMK/sederajat dalam PPDB tahun 2021 ini di Provinsi Kepri sekitar 29 ribu siswa. Jumlah tersebut, sudah termasuk sekolah negeri dan swasta. Sementara jumlah siswa SMP yang lulus dan akan melanjutkan ke jenjang SMA sekitar 33 ribu siswa.
 
"Sisanya sekitar 4 ribu siswa kita arahkan ke sekolah yang memiliki daya tampung lebih. Karena, tahun ini sudah ada beberapa sekolah yang dapat izin operasional, penambahan ruang kelas baru (RKB), serta ada beberapa sekolah yang baru dibuka Batam," ungkapnya.
 
Dali menyampaikan pendaftaran PPDB 2021/2022 akan dimulai pada 28 Juni hingga 2 Juli 2021. Pendaftaran tetap menggunakan sistem online dan ada juga yang offline.
 
Dali mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa strategi peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya ada di sekolah negeri, namun mulai merata ke semua sekolah termasuk swasta melalui standar nasional pendidikan.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif