Dirjen Paud Dikdasmen Kemendikbud Jumeri. Tangkapan layar Youtube.
Dirjen Paud Dikdasmen Kemendikbud Jumeri. Tangkapan layar Youtube.

Syarat Jalur Zonasi, Kartu Keluarga Terbit Minimal Satu Tahun Sebelum PPDB

Pendidikan Sekolah Sistem Zonasi PPDB PPDB 2021
Antara • 09 Juni 2021 15:43
Jakarta: Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi mensyaratkan kartu keluarga diterbitkan minimal satu tahun sebelum tanggal pendaftaran. Kebijakan ini ditegaskan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Jumeri.
 
"PPDB jalur zonasi ini untuk calon peserta didik baru yang berdomisili dalam wilayah zonasi yang ditetapkan Pemda. Domisili calon peserta didik tersebut berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan sebelum tanggal pendaftaran PPDB," ujar Jumeri di Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021.
 
Jika tidak memiliki kartu keluarga, kata dia, dapat diganti dengan surat keterangan domisili yang dikeluarkan RT/RW setempat yang dilegalisasi oleh lurah atau kepala desa. Surat keterangan domisili tersebut harus memuat keterangan mengenai peserta didik telah berdomisili paling singkat satu tahun sejak diterbitkannya surat keterangan itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekolah harus memprioritaskan peserta didik yang memiliki kartu keluarga atau surat keterangan domisili dalam satu wilayah kabupaten/kota yang sama dengan sekolah asal," tambah dia.
 
Baca: KPAI Terima Empat Pengaduan Terkait PPDB
 
Jumeri menambahkan calon peserta didik hanya dapat memilih satu jalur pendaftaran PPDB dalam satu wilayah zonasi. Sementara untuk jalur afirmasi dan jalur prestasi, tidak mensyaratkan calon peserta didik berdomisili di wilayah zonasi sekolah itu.
 
"Untuk jalur afirmasi dan jalur prestasi diperbolehkan bagi calon peserta didik yang berasal dari luar wilayah domisili sepanjang memenuhi persyaratan," paparnya.
 
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas.
 
Persentase PPDB 2021, yakni jalur zonasi untuk jenjang SMP dan SMA minimal 50 persen dari daya tampung sekolah. Sedangkan, untuk jenjang SD paling sedikit 70 persen dari daya tampung sekolah.
 
Selanjutnya jalur afirmasi paling sedikit 15 persen dari daya tampung sekolah. Jalur perpindahan tugas orang tua atau wali paling banyak lima persen dari daya tampung sekolah.
 
"Jika masih ada sisa kuota dari jalur pendaftaran tersebut, dapat membuka jalur prestasi. Jalur prestasi hanya berlaku untuk jenjang SMP dan SMA, dan tidak berlaku untuk jenjang TK dan SD," terang Jumeri.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif