Hasil TKA SMA 2025 lalu jauh dari kata memuaskan. Bahkan secara nasional, rerata nilai TKA siswa terbilang jeblok.
Hal ini pun dinilai akan berlanjut pada TKA SD dan SMP. Kepala Badan, Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin, pun mengatakan jika bagaimana pun TKA adalah cerminan kondisi pendidikan yang ada di Indonesia.
"Ya sebetulnya kalau memang hasilnya seperti itu (nilai jelek), ya itu gambaran kita," kata Toni di Jakarta, Selasa 27 Januari 2026.
Hasil TKA, kata dia, serupa peta. Di mana hasil jelek TKA mesti dijadikan evaluasi. "Jadi sinyal bahwa kita memang harus siap-siaga untuk mer=ngubah paradigma di dalam misalnya pelatihan guru, memperbaiki proses pembelajaran," tuturnya.
Toni menegaskan, apapun hasil TKA, Kemendikdasmen tetap akan melakukan evaluasi. Baik ataupun buruk nilai para siswa.
"Ya, kita ingin melihat bagaimana kompetensi individu," ujarnya.
Sebelumnya, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 milik siswa kelas 12 SMA anjlok. Dalam data hasil TKA yang dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ditemukan nilai-nilai yang tidak memuaskan.
Capaian siswa pada mata pelajaran wajib paling disorot. Rerata nilai secara nasional pada mapel wajib tak ada yang menembus angka 60 dari skala 0-100.
Adapun rerata nilai mapel wajib seperti bahasa Indonesia dalam TKA 2025 secara nasional adalah 55,38. Sedangkan matematika adalah 36,10.
Terendah adalah mapel bahasa Inggris. Rerata nilai siswa secara nasional adalah 24,93.
Mata Uji TKA
Mata uji TKA untuk kelas 6 SD/MI/Paket A
- Bahasa Indonesia; dan
- Matematika
Mata uji TKA untuk kelas 9 SMP/MTs/Paket B
- Bahasa Indonesia; dan
- Matematika
Mata uji TKA untuk kelas 12/SMA/MA/Paket C dan SMK/MAK serta kelas 13 SMK program 4 tahun
- Bahasa Indonesia;
- Matematika;
- Bahasa Inggris;
- Dan memilih 2 mata pelajaran pilihan, di antaranya:
- Matematika lanjutan;
- Bahasa Indonesia lanjutan;
- Fisika;
- Kimia;
- Biologi;
- Sosiologi;
- Geografi;
- Sejarah;
- Antropologi;
- PPKn/Pendidikan Pancasila;
- Bahasa Arab;
- Bahasa Prancis;
- Bahasa Jepang;
- Bahasa Korea;
- Bahasa Mandarin;
- Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan;
- Ekonomi;
- Bahasa Jerman.
- Pendaftaran: 19 Januari-28 Februari 2026
- Simulasi SMP: 23 Februari-1 Maret 2026
- Simulasi SD: 2-8 Maret 2026
- Gladi Bersih: 9-17 Maret 2026
- Pelaksanaan Utama SMP: 6-16 April 2026
- Pelaksanaan Utama SD: 20-30 April 2026
- Pelaksanaan Susulan: 11-17 Mei 2026
- Pengolahan Hasil: 18 Mei-23 Mei 2026
- Pengumuman Hasil: 24 Mei 2026
Baca Juga :
Antisipasi Nilai TKA Jeblok Lagi, Kemendikdasmen Bakal Ubah Pelatihan Guru dan Proses Belajar
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News