Kepala Badan, Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Kepala Badan, Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Antisipasi Nilai TKA Jeblok Lagi, Kemendikdasmen Bakal Ubah Pelatihan Guru dan Proses Belajar

Ilham Pratama Putra • 28 Januari 2026 10:45
Ringkasnya gini..
  • Kemendikdasmen tetap akan melakukan evaluasi terhadap TKA terlepas dari baik ataupun buruk nilai para siswa.
  • Kemendikdasmen melakukan evaluasi terhadap nilai TKA yang jeblok dengan mengubah pelatihan guru dan memperbaiki proses pembelajaran.
  • Kemendikdasmen bakal mengubah pelatihan guru dan memperbaiki proses pembelajaran.
Jakarta: Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan menjadi bahan evaluasi di bidang pendidikan. Sebelumnya, Nilai TKA 2025 yang diikuti siswa kelas 12 SMA/SMK/sederajat menunjukkan hasil yang tidak memuaskan.
 
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersiap bila hasil TKA jenjang SD-SMP yang digelar April 2026 hasilnya tidak jauh berbeda dengan TKA SMA. Kementerian bakal melalukan perubahan paradigma terhadap pelatihgan guru hingga proses belajar. 
 
"Jadi, sinyal bahwa kita memang harus siap-siaga untuk mengubah paradigma di dalam misalnya pelatihan guru, memperbaiki proses pembelajaran," kata Kepala Badan, Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, dalam Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pelaksanaan TKA Jenjang SD/MI/sederajat dan Jenjang SMP/MTS/sederajat Tahun 2026 di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Toni menegaskan apa pun hasil TKA jenjang SD-SMP, Kemendikdasmen tetap akan melakukan evaluasi. Baik ataupun buruk nilai para siswa.
 
"Ya, kita ingin melihat bagaimana kompetensi individu," sebut dia.
 
Toni mengatakan TKA benar-benar menjadi cerminan pendidikan murid. Sebab, nilai TKA yang jelek memang merupakan gambaran nyata.
 
"Ya sebetulnya kalau memang hasilnya seperti itu (nilai jelek), ya itu gambaran kita," kata Toni.
 
Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) kelas 12 SMA/SMK/sederajat anjlok. Dalam data hasil TKA yang dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ditemukan nilai-nilai yang tidak memuaskan.
 
Capaian siswa pada mata pelajaran wajib paling disorot. Rerata nilai secara nasional pada mapel wajib tak ada yang menembus angka 60 dari skala 0-100.
 
Rerata nilai mapel wajib seperti bahasa Indonesia dalam TKA 2025 secara nasional adalah 55,38. Sedangkan matematika adalah 36,10.
 
Berikut ini rerata capaian nasional TKA jenjang SMA/SMK/sederajat Tahun 2025 pada semua mata pelajaran (mapel). 

Rerata Capaian Nasional TKA 2025 Semua Mapel

Mapel Wajib

  1. Bahasa Indonesia: 55,38
  2. Matematika: 36,10
  3. Bahasa Inggris: 24,93

Mapel Pilihan

  1. PPKN: 60,91
  2. Antropologi: 70,43
  3. Projek Kreatif dan Kewirausahaan: 56,34
  4. Bahasa Indonesia (Lanjut): 68,02
  5. Matematika (Lanjut): 39,32
  6. Bahasa Inggris (Lanjut): 45,23
  7. Biologi: 54,40
  8. Sosiologi: 60,07
  9. Ekonomi: 31,68
  10. Kimia: 34,92
  11. Sejarah: 62,72
  12. Fisika: 37,65
  13. Geografi: 70,36
  14. Bahasa Arab: 64,97
  15. Bahasa Jepang: 55,21
  16. Bahasa Mandarin: 57,56
  17. Bahasa Jerman: 36,59
  18. Bahasa Korea: 28,55
  19. Bahasa Prancis: 45,05.


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan