Pojok Literasi di Palmerah dari Pustaka Bulir Padi

inten Suhartien 03 Januari 2018 21:28 WIB
anak-anakminat baca
Pojok Literasi di Palmerah dari Pustaka Bulir Padi
Pustaka Bulir Padi di Palmerah, Jakarta Barat. (Foto: Medcom.id/Inten Suhartien).
Jakarta: Rendahnya akses buku bagi anak-anak membuat literasi baca terus memudar. Beberapa komunitas literasi mulai menjembatani dengan mendirikan perpustakaan di tengah pemukiman penduduk.

Yayasan Bulir Padi (Bulir Padi) salah satunya. Mereka mendirikan perpustakaan mini di Jalan Kemanggisan Pulo No.1, RT 9/RW 3, Palmerah, Jakarta Barat.


Pustaka Bulir Padi itu berukuran 2 meter x 3,5 meter. Tempat membacanya cukup kecil dan menyatu dengan badan perpustakaan.

Perpustakaan ini buka setiap hari, mulai pukul 10.30 WIB hingga 18.00 WIB. Pengunjung perpustakaan didominasi anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD). Mereka acapkali datang untuk meminjam buku pelajaran atau sekadar membaca buku cerita.

"Seru ada tempat baca. Biasanya suka pinjam buku pelajaran dan buku cerita," kata siswi kelas 6 SD Negeri 25 Palmerah yang mengunjungi Pustaka Bulir Padi, Maulidina.


(Ruang koleksi buku yang ada di Pustaka Bulir Padi Palmerah, Jakarta Barat. Foto: Medcom.id/Inten Suhartien)

Meminjam buku di Pustaka Bulir Padi tidak dikenai biaya. Jangka waktu peminjamannya selama dua hari. Ketika masa ujian sekolah, waktu peminjaman buku diperpanjang menjadi satu minggu.

Pustaka Bulir Padi Palmerah merupakan salah satu dari dua perpustakaan milik komunitas literasi Bulir Padi. Satunya lagi ada di Bidaracina, Jakarta Timur.

"Sejak didirikan, antusias anak-anak cukup tinggi terhadap Pustaka Bulir Padi. Anak-anak ternyata sangat terbuka dengan kehadiran perpustakaan," kata Direktur Marketing Komunikasi Bulir Padi, Irma Isnaedi.

Bulir Padi juga punya program Gerakan Anak Cinta Buku dan Pemuda Peduli. Selain bertujuan untuk meningkatkan minat baca, kegiatan tersebut juga membentuk karakter sang anak.



(HUS)