Sekolah rusak, MI/Arya Manggala.
Sekolah rusak, MI/Arya Manggala.

Atap Sekolah Rusak, Puluhan Siswa Terpaksa Belajar di Musala

Pendidikan sekolah rusak
Antara, Rhobi Shani • 18 Februari 2019 16:36
Kudus:Puluhan siswa SD Negeri 3 Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terpaksa mengikuti proses belajar mengajar di musala sekolah, menyusul atap ruangan kelas I dan II di sekolah tersebut mengalami kerusakan dan bocor saat hujan.
 
Menurut Kepala SD Negeri 3 Jepang Pakis, Endang Sri Mulyani di Kudus, Senin 18 Februari 2019, atap ruang kelas I dan II sudah sejak lama rusak, namun karena musim hujan siswa terpaksa belajar di musala sekolah. Awalnya, kata dia, beberapa kelas digilir masuk siang, kemudian karena memasuki musim hujan ruangan kelas yang rusak sering bocor sehingga siswa
terpaksa menempati musala.
 
Siswa yang menempati musala, kata dia, merupakan siswa kelas IV, sedangkan siswa kelas II masih tetap menempati ruangannya, meskipun atapnya rusak dan ada beberapa titik kebocoran saat hujan. Bahkan, lanjut dia, ruangan kelas III ketika turun hujan juga bocor sehingga dipindah ke ruang lain yang tersedia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara siswa kelas I menempati ruangan yang tidak rusak karena pulangnya lebih awal. "Ketika siswa kelas I dan II pulang, maka siswa kelas IV yang menempati musala dipindah ke ruang siswa kelas I," ujarnya ditemui di sela-sela menerima kunjungan anggota Komisi B DPRD Kudus.
 
Ia mengungkapkan kerusakan atas ruang kelas I dan II maupun kelas lainnya sejak April 2018 dan hingga sekarang belum ada perbaikan, karena belum tersedianya anggaran. "Kami sudah menyiapkan proposal untuk diajukan ke Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus melalui UPT Pendidikan Kecamatan Jati," ujarnya.
 
Baca:Wali Kota Tangerang Sidak Sekolah dengan Bangunan Rusak
 
Selain mengalami permasalahan soal ruang kelas, katanya, ruang guru hingga saat ini juga belum memiliki ruangan khusus. Ruang guru saat ini menempati sebagian ruang untuk belajar mengajar siswa. Anggota Komisi B DPRD Kudus Muhtamat berharap Dinas Pendidikan untuk
memprioritaskan perbaikan ruang kelas di SD 3 Negeri Jepang Pakis karena kondisinya memang tidak memungkinkan digunakan untuk belajar mengajar.
 
Terlebih lagi, lanjut dia, anggaran untuk perbaikan sekolah sudah dianggarkan di 2019. Kalaupun nantinya diperbaiki, dia berharap, dari atap kayu diganti dengan baja ringan karena lebih tahan terhadap rayap. Berdasarkan pantauan, puluhan siswa kelas IV yang belajar mengajar di musala sekolah tampak antusias, meskipun hanya dengan lesehan tanpa ada
meja dan tempat duduk.
 
Sementara itu, Kasi Sarana dan Prasarana, Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus Mohammad Zubaidi mengungkapkan, terkait perbaikan ruang kelas SD yang rusak masih dalam perencanaan. "Adapun anggaran yang disediakan sebesar Rp200 juta untuk sekolah tersebut," ujarnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif