Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Zoom
Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Zoom

Nadiem Puji Inovasi Perguruan Tinggi Tak Kendur Selama Pandemi

Pendidikan inovasi Pendidikan Tinggi Riset dan Penelitian
Ilham Pratama Putra • 28 Oktober 2020 16:53
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbid) Nadiem Makarim mengaku salut dengan pergerakan perguruan tinggi di tengah pandemi. Meski memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mahasiswa dan dosen terus berinovasi dalam pencegahan penyebaran virus korona.
 
"Di samping pembelajaran secara daring, mahasiswa dan dosen tetap aktif melakukan penelitian dan pengembangan untuk mengatasi covid-19. Sungguh luar biasa," kata Nadiem dalam webinar BNPB "Anak Muda Bawa Perubahan", Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Selama pandemi, perguruan tinggi telah melahirkan lebih dari 1.000 inovasi.  "Betapa haru dan bangganya bangsa akan kegigihan para mahasiswa dan dosen dalam melakukan aksi nyata gotong royong, saling membantu," ucap dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di dalam inovasi tersebut, berbagai produk telah dihasilkan untuk menunjang pemeriksaan dan perawatan pasien Covid-19. Mulai dari alat rapid test, ventilator hingga vaksin yang masih terus dikembangkan.
 
"Baik rapid test RI-GHA covid-19 yang saat ini telah diproduksi massal, robot ners untuk membantu menangani pasien covid-19 di Rumah Sakit Pendidikan, serta berbagai ventilator hasil pengembangan di perguruan tinggi juga telah diproduksi," terangnya.
 
Selain itu apresiasi khusus juga dia sampaikan kepada mahasiswa. Di awal masa pandemi banyak mahasiswa yang melakukan pengabdian di tengah masyarakat. 
 
Baca juga:  Kampus Dituntut Berperan Atasi Kompleksitas Sosial dengan Teknologi
 
Setidaknya sejak April 2020 terdapat 15 ribu mahasiswa terjun sebagai relawan covid. Mereka tergabung melalui program Relawan Covid Nasional (Recon) untuk memitigasi penyebaran virus korona.
 
"Selain itu ada inisiatif bergotong-royong juga ditunjukkan oleh ribuan mahasiswa yang mengikuti program Kampus Mengajar Perintis. Di mana mereka membantu pembelajaran murid-murid SD serta program-program kuliah kerja nyata tematik berjalan sejak bulan Juni 2020," pungkasnya.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif