Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah
Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah

Nadiem Terbitkan Permendikbud 'Keringanan UKT' di Masa Pandemi

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi Biaya Pendidikan
Ilham Pratama Putra • 19 Juni 2020 15:57
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengeluarkan Peraturan Mendikbud nomor 25 tahun 2020 yang mengatur tentang pemberian keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menghadapi kendala finansial selama pandemi covid-19. Keringanan tersebut dibagi ke dalam lima skema.
 
Dalam aturan tersebut universitas boleh menyesuaikan penetapan UKT bagi mahasiswanya. Hal ini diberlakukan karena banyak mahasiswa yang kondisi ekonomi keluarganya terpuruk akibat pandemi
 
"Masing-masing universitas itu boleh dan bisa menyesuaikan UKT secara eksplisit untuk keluarga yang mengalami kendala finansial akibat pandemi covid-19," kata Nadiem dalam Taklimat Media tentang sejumlah kebijakan pembiayaan pendidikan, Jumat, 19 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Tahapan untuk Mendapat Keringanan Hingga Penundaan UKT
 
Dalam kebijakan tersebut diatur, bahwa mahasiswa yang sedang mengambil cuti kuliah atau tidak mengambil SKS tidak diwajibkan membayar UKT. Kemudian bagi mahasiswa yang sedang menunggu kelulusan juga tidak diwajibkan membayar UKT.
 
Lebih lanjut, pemimpin perguruan tinggi dapat memberikan keringanan UKT atau memberlakukan UKT baru terhadap mahasiswa. Hal ini Berdasarkan kesepakatan dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) pada 22 April 2020.
 
Begitu juga untuk mahasiswa tingkat akhir hanya diwajibkan membayar maksimal 50 persen dari UKT. Dengan syarat, mahasiswa tersebut hanya mengambil maksimal enam SKS dalam semester terkait, semester 9 bagi mahasiswa program sarjana dan dan sarjana terapan dan semester 7 bagi mahasiswa program diploma tiga (D3).
 
"Jadinya arahan kebijakan ini manfaatnya apa untuk mahasiswa. Jadi keberlanjutan kuliah tidak terganggu selama pandemi," ucap Nadiem.
 
Mahasiswa juga bisa mendapatkan keringanan berupa cicilan pembayaran UKT dari perguruan tinggi. Pihak perguruan tinggi juga bisa memberikan penundaan pembayaran UKT bagi mahasiswa.
 
"Mereka bisa menunda juga pembayaran UKT tersebut. Tanggal pembayaran disesuaikan dan bisa juga UKT -ya diturunkan berdasarkan kemampuan ekonomi. Dengan ini mahasiswa bisa menghemat biaya dan menghindari putus kuliah," pungkas Nadiem.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif