Jakarta: Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas kian masif di seluruh sekolah di Indonesia. PTM terbatas dipercaya sebagai cara untuk mengurangi adanya learning loss.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meminta agar pelaksanaan PTM terbatas selalu menerapkan protokol kesehatan. Menurut dia, prokes ketat akan menjadi kunci kesuksesan PTM terbatas.
"Saat ini kita mulai melaksanakan PTM terbatas dengan melaksanakan protokol ketat demi semua warga sekolah," ujar Nadiem dalam Peluncuran Guru Belajar dan Berbagi Seri Guru Merdeka Belajar, Selasa, 12 Oktober 2021.
Baca: Nadiem Puji Ketangguhan Guru di Masa Pandemi
Nadiem mengatakan, penerapan disiplin prokes bisa dimulai dari para guru. Pendidik harus menjadi teladan prokes agar murid ikut bisa mematuhi aturan pencegahan penularan covid-19.
"Dan sekali lagi peran ibu bapak guru sangatlah besar dalam menyukseskan PTM terbatas, untuk melakukan prokes" tutur dia.
Guna mendukung PTM terbatas, Nadiem juga terus mendorong vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan. Hal ini agar pelaksanaan PTM terbatas dapat berlangsung dengan aman dan sehat.
"Kami telah memprioritaskan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan, saya berharap ibu dan bapak dapat mendukung percepatan valsinasi ini sehingga anak-anak kita bisa segera kembali ke sekolah untuk belajar aman, nyaman, optimal," tutur Nadiem.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan