Pameran pendidikan Inggris yang diselenggarakan oleh organisasi internasiona Inggris British Council .  Foto:  MI/Rommy Pujianto
Pameran pendidikan Inggris yang diselenggarakan oleh organisasi internasiona Inggris British Council . Foto: MI/Rommy Pujianto

Inggris Perlonggar Aturan Visa Kerja untuk 'Mahasiswa Internasional'

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 16 September 2019 18:27
Jakarta: Pemerintah Inggris mengumumkan kebijakan yang memungkinkan mahasiswa internasional untuk bekerja di Inggris hingga dua tahun setelah kelulusan. Ketentuan baru ini mulai berlaku bagi mahasiswa yang memulai studi tahun depan.
 
Keputusan ini bertolak belakang dengan kebijakan yang diterapkan Theresa May ketika menjabat sebagai Home Secretary pada 2012 lalu. Di era itu, waktu yang diberikan kepada mahasiswa internasional untuk mencari kerja sangat singkat, dipotong dari dua tahun menjadi hanya empat bulan saja.
 
Sebelumnya, kebijakan tersebut diterapkan May untuk membatasi laju imigrasi ke UK. Menanggapi ini, Young Indonesian Professionals Association (YIPA) di Britania Raya menyatakan dukungannya dan menyebut keputusan Pemerintah Inggris tersebut sudah tepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Eksekutif YIPA UK, Steven Marcelino mengatakan, kebijakan ini akan membuat Inggris semakin menarik untuk menjadi tempat belajar bagi mahasiswa internasional. Termasuk pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi ternama di Negeri Ratu Elizabeth itu.
 
Baik itu di Inggris, Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara. "Riset oleh Universities UK menyatakan bahwa pelajar internasional menyumbang 26 miliar Poundsterling per tahun untuk ekonomi UK," ujarnya.
 
Steven mengatakan, kembalinya program ini tak lepas dari peran para duta besar yang berada di Inggris. Termasuk Duta Besar Indonesia Rizal Sukma dan Kedutaan Indonesia di London.
 
“Kedutaan Indonesia di London, dan Kedutaan-kedutaan lainnya di UK yang telah bekerja keras untuk membawa kembali program dua tahun visa kerja pascasarjana ini,” tambah Steven.
 
Lebih lanjut Steven berharap, kebijakan ini akan mengizinkan lebih banyak lagi orang Indonesia bertalenta untuk memulai karir mereka di Inggris. Kemudian bisa bergabung dengan YIPA UK.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif