Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo atau Nino. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo atau Nino. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Kemendikbudristek Gandeng KWI dan PGI Revisi Kesalahan Penjelasan Konsep Trinitas di Buku PPKN

Renatha Swasty, Citra Larasati • 26 Juli 2022 16:42
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bergerak cepat usai mendapat laporan kesalahan penulisan terkait konten di buku mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) SMP Kelas VII terbitan 2021. Penjelasan yang salah terkait konsep Trinitas di agama Kristen Protestan dan Katolik.
 
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Anindito Aditomo (Nino) menyebut kementerian bakal menggandeng pihak-pihak terkait untuk merevisi buku. Hal ini agar perbaikan benar-benar sempurna.
 
"Pusat Perbukuan Kemendikbudristek akan melibatkan pakar dari Konferensi Waligereja Indonesia dan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia," tutur Nino kepada Medcom.id, Selasa, 26 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nino menyebut pihaknya juga tengah menelusuri pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kekeliruan itu. Buku PPKN untuk SMP Kelas VII itu merupakan terbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemendikbudristek.
 
Buku ditulis oleh Zaim Uchrowi dan Ruslinawati dengan penelaah Sapriya dan Adi Darma Indra. "Sekarang sedang berlangsung evaluasinya," kata Nino.
 
Sebelumnya, penjelasan konsep Trinitas yang ada di halaman 79 Buku PPKN untuk Kelas VII terbitan 2021 menuai protes. Penulis salah menjelaskan konsep soal Trinitas.
 
Kemendikbudristek Gandeng KWI dan PGI Revisi Kesalahan Penjelasan Konsep Trinitas di Buku PPKN
Penjelasan soal konsep Trinitas di buku PPKN Kelas VII terbitan 2021 menuai protes. Twitter @mogitscj
 
Penulis menuliskan penjelasan di Agama Kristen "Tuhannya adalah Allah, Bunda Maria, dan Yesus Kristus sebagai tiga yang tunggal atau Trinitas". Sementara itu, di Katolik tertulis "Tuhannya adalah Allah, Bunda Maria, dan Yesus Kristus sebagai tiga yang tunggal atau Trinitas".
 
Pengguna akun Twitter @mogitscj menyampaikan keluhan soal kesalahan penjelasan di buku. Sigit Pranoto, sang pemilik akun mencuit:
 
"Dear @Kemendikbud_RI cc: @nadiemmakarim @Nadiem_Makarim @KatolikG @ProtestanGL Entah bagaimana proses editing penerbitan buku panduan belajar seperti ini dilakukan. Sangat disayangkan bahwa penulis tidak memahami ajaran dari agama Kristen Protestan dan Katolik terkait Trinitas"
 
"Baik versi pdf maupun cetak tertulis pengajaran yg sangat keliru tentang agama Protestan dan Katolik seperti yang saya lingkari. Dan justru inilah yang selama ini menjadikan kesalahpahaman dalam hubungan di masyarakat terkait tentang ajaran Trinitas" cuit @mogitscj kembali.
 
Ajaran Kristiani tentang Trinitas mengajarkan bahwa Allah itu satu atau Esa. Namun, hadir dalam tiga pribadi: Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
 
Baca juga: Penjelasan Konsep Trinitas di Buku PPKN Tuai Protes, Ini Jawaban Kemendikbudristek

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif