Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud, Supriano (tengah) menerima delegasi dari Nigeria, Kemendikbud/BKLM.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud, Supriano (tengah) menerima delegasi dari Nigeria, Kemendikbud/BKLM.

Indonesia-Nigeria Bahas Mutu Pendidikan

Pendidikan pendidikan
Fachri Audhia Hafiez • 26 Maret 2019 20:40
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerima kunjungan delegasi Nigeria yang bertandang ke Indonesia. Kunjungan tersebut sebagai studi banding delegasi Nigeria untuk melihat mutu pendidikan Indonesia.
 
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud, Supriano menjelaskan, selain mutu pendidikan, para delegasi turut mempelajari proses peningkatan kompetensi dan pendistribusian guru.
 
“Mereka kan studi banding untuk melihat apa yang sudah kita lakukan di sini, pada sistem pendidikan kita, karena di Nigeria hampir mirip-mirip. Mereka ada federal di pusat, kemudian ada state atau provinsi. Hanya saja tidak ada kabupaten atau kota. Di sana mirip dengan kita, di mana penduduknya tidak homogen, agamanya pun beda-beda," jelas Supriano di Gedung D, Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin, 25 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan itu, Supriano turut menjelaskan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) untuk mewujudkan mutu pendidikan di Indonesia. Hal itu mencakup standar pendidik dan tenaga kependidikan.
 
"Inilah yang ditangani oleh Ditjen GTK. Standar pendidik dan tenaga kependidikan umum terdiri dari pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Sedangkan untuk karir guru berjenjang, terdiri atas guru pertama, muda, madya, dan utama. Guru utama inilah yang akan menjadi calon-calon kepala sekolah,” ujar Supriano.
 
Baca:Sekolah Berharap PIP Sentuh Lebih Banyak Siswa Miskin
 
Turut dibahas mengenai pengaturan redistribusi guru yang kini berada di bawah kewenangan pemerintah daerah, sejak diberlakukannya otonomi daerah. Sebelumnya, guru di Indonesia diatur langsung oleh pemerintah pusat.
 
"Namun sejak tahun 2003, terjadi desentralisasi pendidikan termasuk guru. Sehingga sejak itu, guru menjadi kewenangan pemerintah daerah,” ucap Supriano.
 
Supriano tak menampik adanya masalah redistribusi guru yang belum merata. Masalah itu kini menjadi perhatian besar pemerintah.
 
“Kami masih memiliki masalah mengenai jumlah guru. Sebenarnya rasio antara jumlah guru dengan siswa di Indonesia sudah bagus yaitu 1 berbanding 17. Namun masalahnya terletak pada redistribusi guru, terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), sehingga kami masih memerlukan guru honorer yang saat ini berjumlah 735.825 orang,” jelas Supriano.
 
Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, lanjut dia, pemerintah dalam hal ini Kemendikbud, menyelenggarakan program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
 
“Kami memiliki dua sistem Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk meningkatkan kompetensi guru. Pertama yaitu PPG pra jabatan (36-40 SKS selama dua semester) dan PPG dalam jabatan (minimal 24 SKS dalam satu semester),” terang Supriano.
 
Saat ini pemerintah tengah menggalakkan sistem zonasi, termasuk untuk pelatihan guru. Setiap daerah kini mengatur sendiri pelatihan yang diurus oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).
 
"Selain itu, untuk menjadi kandidat kepala sekolah, seorang guru, di samping memiliki kinerja yang baik, juga harus mengikuti 300 jam pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah. Jika kepala sekolah tidak memiliki sertifikat ini, maka negara tidak akan membayar tunjangannya,” ucap Supriano.
 
Ketua delegasi Nigeria, Olatunde Adetoyese Adekola mengaku senang karena Kemendikbud bersedia untuk berbagi praktik baik dengan Nigeria.
 
"Saya sangat senang dengan adanya pertemuan ini. Saya harap, apa yang telah disampaikan menjadi catatan bagi kami dalam upaya perbaikan mutu pendidikan di Nigeria,” ujar Olatunde.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif