"Iya, bahkan kita sudah rancang untuk pameran, tapi waktunya kapan masih menunggu perintah," kata Siswanto di Museum Nasional di Jakarta, Senin, 9 maret 2020.
Siswanto mengungkapkan, Keris itu nantinya bakal dipamerkan bersama 1.500 benda budaya atau artefak Indonesia lain yang sebelumnya berada di Belanda.
"Itu bentuk tanggung jawab kami pada masyarakat. Sementara akan kami pamerkan dengan mengurasi terlebih dahulu. Kurator akan mengambil tema-tema tertentu kemudian dipamerkan biar pengunjung yang menikmati puas," terangnya.
Siswanto menambahkan, pemulangan benda-benda bersejarah ini memang sudah menjadi persetujuan dari kedua negara. Upaya pemulangan ini ternyata telah dirintis sejak beberapa tahun yang lalu.
"Dulu artinya koleksi kita berada di sana, kemudian ada upaya untuk mengembalikan ke sini. Itu sudah dirintis sejak beberapa tahun yang lalu, jadi sekarang realisasi bagaimana teknis pemulangan aja," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News