Penyerahan izin penyelenggaraan doktoral jarak jauh pertama di Tanah Air itu diserahkan oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Ismunandar. "Kami bersyukur izin penyelenggaraan program studi doktoral ini diberikan. Kami berharap bisa menyelenggarakan pendidikan jarak jauh (PJJ) lebih baik lagi," ujar Rektor Universitas Terbuka, Ojat Darojat, usai peringatan Dies Natalis UT ke-35 di Jakarta, Rabu, 4 September 2019.
Pendaftaran program tersebut mulai dibuka pada pertengahan September 2019. Ia menambahkan penyelenggaraan PJJ berjalan dinamis seiring semakin banyaknya perguruan tinggi yang menyelenggarakan PJJ. Masyarakat semakin mendapatkan informasi yang benar mengenai PJJ tersebut.
"Banyaknya perguruan tinggi yang menyelenggarakan PJJ bukanlah suatu ancaman, tapi bagaimana kita bisa bersinergi dengan perguruan tinggi lainnya," terangnya.
Menurut dia, pada era yang semakin terbuka seperti saat ini, PJJ bukan lagi dikuasai oleh UT
sendiri. Semua perguruan tinggi diperbolehkan menyelenggarakan PJJ.
Saat ini, pihaknya terus berupaya melakukan reorientasi kurikulum sehingga kompetensi yang diberikan sesuai dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, Ismunandar berharap UT menjadi pilihan utama bagi mahasiswa untuk berkuliah. "Selama ini, mahasiswa mengambil S3 di luar negeri dan dengan adanya program S3 UT kami
harap mahasiswa bisa mengambil program S3 di Tanah Air," kata Ismunandar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News