"BDGS itu nanti akan dibuka Desember atau Januari dan biasanya ditutup Maret," terang perwakilan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Brunei Darussalam, Fikar Noor dalam siaran Youtube WISH Committee, dikutip Senin, 8 November 2021.
Ada empat perguruan tinggi yang dapat dipilih dalam beasiswa ini. Keempatnya yakni University Brunei Darussalam, University Islam Sultan Sharif Ali, University Teknik Brunei, dan Politeknik Brunei.
"Pendaftaran BDGS ini nanti sistemnya satu pintu. Jadi tidak perlu mendaftar ke masing-masing laman universitas," sebut Fikar.
Baca: Tips Magang dan Raih Beasiswa ala Mahasiswa Unair
Selain membebaskan biaya kuliah, beasiswa ini juga menanggung tiket pesawat pulang pergi dari Indonesia ke Brunei Darussalam maupun sebaliknya, pada saat penerimaan mahasiswa dan kelulusan. BDGS juga memberikan tunjangan bulanan sebesar Rp5 juta.
"Kemudian ada tunjangan makanan per bulan, tunjangan buku per tahun, akomodasi tempat tinggal, asuransi kesehatan," sebut dia.
Adapun persyaratannya, para pelamar beasiswa untuk S1 tidak berusia lebih dari 25 tahun, dan untuk S2 tidak lebih dari 35 tahun. Selain itu para pelamar diminta mengumpulkan beberapa berkas.
"Formulir yang bisa diunduh dari laman BDGS, SKCK, foto terbaru, dokumen akademik seperti ijazah, surat rekomendasi, sertifikat, transkip nilai, akta kelahiran, pasport, dan semua berkas di setujui oleh kementerian di Indonesia," terangnya.
Seleksi berkas ini akan dilakukan pada bulan April 2022. Peserta yang lolos akan melewati tahap wawancara pada bulan Mei. "Pengumumannya ada di Juli atau Agustus, dan akan berangkat ke Brunei itu di bulan Agustus juga," ungkap Fikar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News