Pramuka. DOK Pixabay
Pramuka. DOK Pixabay

Hari Pramuka Kapan Diperingati? Ini Tanggal, Sejarah dan Makna di Baliknya

Renatha Swasty • 15 April 2026 09:49
Ringkasnya gini..
  • Pramuka bertujuan mendidik anggotanya agar memiliki keterampilan, kedisiplinan, hingga rasa saling menolong antarsesama.
  • Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Penetapan merujuk peristiwa bersejarah yaitu upacara peresmian Gerakan Pramukapada tahun 1961.
  • Gerakan Pramuka membina anggotanya berdasarkan kelompok usia dari 7 tahun sampai 25 tahun.
Jakarta: Sobat Medcom pasti pernah merasakan keseruan mengikuti kegiatan pramuka di sekolah. Berbagai aktivitas luar ruangan dan pelatihan keterampilan yang ada dibuat untuk membantu membentuk karakter serta kepribadian yang tangguh.
 
Kegiatan penuh tantangan tersebut seringkali menjadi momen berkesan yang memberikan banyak pelajaran berharga tentang kemandirian. Namun, sebelum membahas lebih jauh mengenai kegiatannya, apakah Sobat Medcom sudah memahami apa pengertian dari Pramuka?
 
Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Pramuka merupakan akronim dari Praja Muda Karana yang memiliki arti jiwa muda yang suka berkarya. Organisasi ini bertujuan mendidik anggotanya agar memiliki keterampilan, kedisiplinan, hingga rasa saling menolong antarsesama.

Setelah memahami pengertiannya, tentu akan lebih lengkap jika mengetahui kapan Hari Pramuka diperingati setiap tahunnya? Yuk simak sejarah singkat di balik lahirnya Pramuka yang dikutip dari laman pramuka.or.id

Kapan Hari Pramuka?

Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Penetapan tanggal ini merujuk pada satu peristiwa yang sangat bersejarah yaitu upacara peresmian Gerakan Pramuka kepada masyarakat luas pada tahun 1961. 
 
Pada momen itu, Presiden Soekarno menyerahkan Panji Gerakan Pramuka kepada Sri Sultan Hamengku Buwono IX, yang kemudian dibawa berkeliling kota Jakarta oleh barisan defile pramuka sebagai simbol kebangkitan.
 
Tanggal ini juga menjadi puncak dari empat tahapan penting proses kelahiran Gerakan Pramuka yaitu sebuah perjalanan yang dimulai sejak Maret 1961 dan berakhir dengan deklarasi bersejarah di bulan Agustus. Oleh karena itu, 14 Agustus bukan hanya ulang tahun sebuah organisasi, melainkan hari ketika persatuan kepanduan Indonesia dinyatakan secara lantang kepada dunia.

Sejarah Gerakan Pramuka

Masa Hindia-Belanda (1912-1941)

Kepanduan di Indonesia berawal dari berdirinya cabang Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO) di Batavia pada 1912, yang kemudian berganti nama menjadi NIPV. Kesadaran nasional mendorong lahirnya kepanduan pribumi pertama, yaitu Javaansche Padvinders Organisatie (JPO) oleh Mangkunegara VII pada 1916. 
 
Berbagai organisasi berbasis agama pun tumbuh seperti Hizbul Wathan, Pandu Ansor, hingga kepanduan Katolik. Lord Baden-Powell bahkan sempat mengunjungi Batavia, Semarang, dan Surabaya pada 1934 untuk menyaksikan langsung perkembangan pesat kepanduan di tanah air.
   

Masa Pascakemerdekaan (1945-1960)

Pascakemerdekaan, Kongres Kesatuan Kepanduan Indonesia di Surakarta pada Desember 1945 membentuk Pandu Rakyat Indonesia sebagai satu-satunya organisasi kepanduan nasional.
 
Namun, agresi militer Belanda kembali memecah barisan, hingga muncul sekitar 100 organisasi kepanduan yang tergabung dalam Perkindo. Lemahnya koordinasi dan kuatnya rasa golongan membuat gerakan ini dinilai kurang efektif dalam menjalankan misi pendidikan nasional.

Proses Kelahiran Gerakan Pramuka (1961)

Presiden Soekarno dan Sri Sultan Hamengku Buwono IX kemudian menggagas peleburan seluruh organisasi ke dalam satu wadah. Proses ini melalui empat tahapan penting, yaitu:
  • 9 Maret 1961: Peresmian nama Pramuka (Hari Tunas)
  • 20 Mei 1961: Terbitnya Keppres No. 238 Tahun 1961 (Hari Permulaan Tahun Kerja)
  • 20 Juli 1961: Ikrar para wakil organisasi untuk meleburkan diri di Istora Senayan (Hari Ikrar)
  • 14 Agustus 1961: Peluncuran resmi Gerakan Pramuka ke masyarakat (Hari Pramuka)

Golongan Anggota Pramuka

Gerakan Pramuka membina anggotanya berdasarkan kelompok usia, yaitu Siaga dari 7-10 tahun, Penggalang  dari usia 11-15 tahun, Penegak dari usia 16-20 tahun, dan Pandega dari usia 21-25 tahun. 
 
Melalui metode belajar sambil melakukan dan kegiatan di alam terbuka, Pramuka terus berupaya membentuk generasi bangsa yang berakhlak mulia, patriotik, dan taat hukum demi menjaga keutuhan NKRI serta melestarikan lingkungan.
 
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai kapan Hari Pramuka beserta sejarahnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan