Mahasiswi Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Dinda Ayuni Setiawan. DOK Unesa
Mahasiswi Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Dinda Ayuni Setiawan. DOK Unesa

Keren, Mahasiswi Unesa Ini Raih Belasan Juara dalam Setahun

Pendidikan Prestasi Pelajar Perguruan Tinggi Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Renatha Swasty • 09 Mei 2022 09:34
Jakarta: Tidak banyak mahasiswa rutin menantang diri dan mengembangkan diri di berbagai kompetisi. Salah satunya mahasiswi Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Dinda Ayuni Setiawan.
 
Sepanjang tahun lalu, Dinda mengikuti 114 lomba. Dari Januari hingga Mei 2022, dia sudah mengikuti 35 kompetisi.
 
Lomba yang diikuti perempuan asal Surabaya itu macam-macam. Mulai menulis puisi, poster, pantun, hingga lomba photogenic.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dinda mengoleksi 12 juara pada 2021 dan 8 juara tahun ini. Karya Dinda sebagian masuk dalam kategori penulis favorit, penulis terpilih, naskah inspiratif, dan lolos dalam pembukuan ontologi ber-ISBN.
 
Bahkan, Dinda berkali-kali juara lomba puisi pada kompetisi berbeda. Dinda baru-baru ini menyaber juara 1 Lomba Cipta Puisi kategori umum tingkat nasional yang diselenggarakan HappyKids Competition pada 13 April 2022 yang diikuti sekitar 200 peserta.
 
Kemudian, juara 1 Lomba Puisi Kompetisi Kreatif Event ke-6 Tingkat Nasional yang diselenggarakan Competition Creative Online pada 02 April 2022 yang diikuti sekitar 200 peserta. Sebelumnya, pada Maret 2022 juara 2 Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional yang diselenggarakan Penerbit Jendela Sastra Indonesia dan bersaing dengan 1.500 peserta.
 
Dinda mengaku punya cara sendiri mencari inspirasi menulis puisi. Seperti banyak membaca topik atau tema lomba yang akan diikuti.
 
“Misalnya saya akan mengikuti lomba puisi bertema 'cinta', maka saya akan membaca 'Garis Waktu' karya Fiersa Besari. Dengan begitu saya bisa dapat banyak ide-ide dan diksi yang akan digunakannya dan menjadikan suatu karya yang memukau," kata Dinda dikutip dari laman unesa.ac.id, Senin, 9 Mei 2022.
 
Dinda juga meraih juara 1 lomba Photogenic Tingkat Nasional yang diselenggarakan Competition Creative Online pada 2 April 2022. Dia bersaing dengan 50 peserta dalam kompetisi tersebut.
 
Kemudian, juga mengantongi juara 1 Lomba Photogenic Tingkat Nasional yang diselenggarakan Rumah Sastra Seni pada 10 April 2022. Dinda berhasil mengalahkan sekitar 50 peserta lainnya.
 
Dinda mengakui hobi berpose di depan kamera. Hobinya itu lantas diseriusi dan diikutkan kompetisi.
 
Bahkan, berkat karya berbasis hobinya itu, dia beberapa kali mendapat tawaran menjadi model foto dalam katalog baju. "Lomba photogenic ini juga tak lepas dari jasa teman-teman saya yang jadi fotografernya. Teman yang mengajari dan membantu saya untuk berpose," beber dia.
 
Selain kompetisi di atas, Dinda menyingkirkan sekitar 100 peserta lainnya dan keluar sebagai juara 1 Lomba Cerpen Kategori Umum Tingkat Nasional yang diselenggarakan HappyKids Competition pada 13 April 2022. Cerpen merupakan ajang menulis yang Dinda tunggu-tunggu.
 
Sama halnya dengan puisi, Dinda sering-sering membaca cerpen untuk menemukan ide yang akan ia torehkan dalam karyanya. Dalam kompetisi yang sama, Dinda mendapat juara 2 Lomba Poster Kategori Umum Tingkat Nasional.
 
Ide dari poster berawal dari hobi Dinda berfoto, akhirnya terbiasa mengedit video, foto, dan poster untuk diunggah di instagram miliknya. Sebelumnya, Dinda juga menjadi volunteer dan menjabat sebagai kepala ambassador di salah satu platform edukasi.
 
“Di sana saya diharuskan untuk pandai mengedit video dan poster untuk kuis dengan tujuan menaikkan insight Instagram dari platform itu," cerita Dinda.
 
Hal itu berawal dari coba-coba mengikuti lomba poster dengan tema Berdaya Tanpa Malaria. Karya poster itu selain desainnya harus menarik agar eyecacthing, juga harus memuat informasi penting berdasarkan tema lomba yang nantinya ketika dibaca akan mudah dimengerti pembaca.
 
Dinda juga jago berpantun. Dia juara 1 Lomba Pantun Kompetisi Kreatif Event ke-6 Tingkat Nasional yang diselenggarakan Competition Creative Online pada 2 April 2022 yang diikuti 150 peserta. Untuk ide pantun, Dinda dari dulu suka mendengar orang berpantun, terlihat seru dan selalu bisa mencairkan suasana.
 
Ketika akan membuat pantun, Dinda menentukan terlebih dahulu isi baru sampiran serta disesuaikan dengan tema pada lomba tersebut. Semua lomba yang Dinda ikuti juga tak lepas dari dukungan orang tuanya.
 
"Saya bersyukur, kedua orang tua saya selalu mensupport saya penuh dalam mengikuti lomba-lomba dan memotivasi saya untuk lebih bisa melampaui batas dengan memegang kunci yakni konsisten, usaha yang tinggi, dan lupa juga disertai dengan doa,” tutur dia.
 
Dinda mengaku belum puas. Ke depan, dia ingin bisa menjuarai lomba puisi di tingkat ASEAN hingga internasional dan menerbitkan buku antologi puisi solo. Dia juga ingin menjajal lomba essai dan karya tulis ilmiah.
 
Untuk mencapai itu, dia terus belajar, banyak membaca dan berlatih, serta sharing dengan teman-teman yang lebih berpengalaman.
 
“Semoga bisa menguasai dalam bidang essai dan karya tulis ilmiah dan debat,” kata Dinda.
 
Baca: Ungguli ITB dan UI, Mahasiswa UNESA Juara Mathematical Modeling Competition 2022
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif