Kerja Sama Sanggar Budaya dan Sekolah Tingkatkan Seni Tradisi Daerah
Sejumlah pelajar sekolah dasar memainkan alat musik gamelan saat mengikuti Festival Seni Tradisi di Mejayan, Madiun, Jawa Timur, Selasa (18/7). (Foto: Antara/Fikri Yusuf).
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mempersilakan komunitas dan sanggar budaya untuk bekerja sama dengan sekolah. Hal tersebut untuk melestarikan seni tradisi daerah di kalangan para pelajar.

"Kami berharap komunitas budaya atau sanggar-sanggar untuk bekerja sama dengan sekolah mengajarkan seni tradisi di daerah tersebut," kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud Hilmar Farid dilansir Antara, Jakarta, Senin, 26 Maret 2018.


Kerja sama sanggar budaya dan sekolah diyakini mampu meningkatkan meningkatkan kepedulian generasi muda pada seni tradisi. Saat ini, akunya, sudah ada beberapa sekolah yang bekerja sama dengan sanggar budaya untuk mengajarkan seni tradisi daerah.

"Kami memberi akses pada sanggar-sanggar untuk masuk ke sekolah-sekolah. Memperkenalkan pada anak-anak mengenai seni tradisional kita."

Sebelumnya, Kemendikbud menggagas seni tradisi masuk ke mal dengan mementaskan seni tradisi dari 21 provinsi.

"Ini baru pertama kalinya kami mementaskan seni tradisi di dalam mal dan sambutannya cukup tinggi. Pengunjung mal sangat antusias menyaksikan pementasan ini," kata Hilmar.

Hilmar menjelaskan, selama ini pementasan seni tradisi banyak dilakukan di gedung pertunjukan, namun sekarang pihaknya berupaya untuk mendatangi masyarakat dengan menampilkan pentas seni budaya di mal. Ke depan, tegasnya, pementasan seni tradisi tak hanya pada mal, tetapi juga di gedung-gedung pemerintahan.



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id