Pilih Permainan di Mal yang Tepat untuk Anak

Husen Miftahudin, inten Suhartien 03 Januari 2018 15:41 WIB
mainan anaktumbuh kembang anak
Pilih Permainan di Mal yang Tepat untuk Anak
Suasana permainan ice skating di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. (Foto: Medcom.id/Inten Suhartien).
Jakarta: Bermain adalah dunia anak. Selain mampu meningkatkan kreativitas, bermain juga mampu menstimulasi tumbuh kembang sang anak.

Tak ubahnya seperti di sekolah ataupun lingkungan tempat tinggal, bermain juga bisa dilakukan di pusat perbelanjaan atau mal. Permainan di mal juga mampu menumbuhkembangkan aspek psikomotorik, kognitif, emosi, dan sosial sang buah hati.


Namun, orang tua acapkali tak sadar dengan ragam permainan anak di mal. Alih-alih meningkatkan kreativitas, beberapa permainan kerap menyandera tumbuh kembang anak.

"Kadang-kadang (permainan di mal) menyajikan hadiah atau rewardyang bisa ditukarkan barang. Itu perlu dikritisi karena ada unsur judi, sekadar untung-untungan," kata Psikolog Anak Seto Mulyadi saat berbincang dengan Medcom.id melalui sambungan telepon.

Kak Seto, sapaan akrabnya, meminta orang tua jeli memilih permainan di mal. Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu menyarankan orang tua memilih permainan yang tak menyajikan hadiah.

"Pilih permainan yang membuat anak merasa gembira tanpa mengharapkan adanya reward," tegasnya.

Menurut Kak Seto, permainan yang tidak menyajikan hadiah mampu meningkatkan daya kompetitif anak. Sebab, sang anak berani dan mau bermain bersama dan tidak takut kekalahan.

Bagi Kak Seto, permainan ice skatingsalah satunya. Permainan yang disajikan di mal itu menstimulus aspek pengembangan psikomotorik sang anak. 

"Karena ice skatingjuga untuk senam dan olahraga, ada bagian dari olahraga," jelas dia.

Salah satu pusat perbelanjaan yang menyajikan ice skatingadalah Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. Wiwi, pengunjung wahana ice skating, bangga melihat anaknya bahagia menikmati wahana yang terletak di lantai tiga itu. Maklum, Indonesia yang beriklim tropis membuat masyarakatnya jarang bermain es.

"Berkesan dan langka. Anak-anak saya jadi dapat merasakan pengalaman bermain ice skating yang dingin" tutur Wiwi.

Selama 16 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018, pengunjung yang ingin menikmati wahana ini dikenai biaya tiket masuk Rp110 ribu selama dua jam. Jika melebihi batas waktu, pengunjung akan dikenakan biaya tambahan Rp9.000 per jam.



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id