Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Terdampak Korona, Orang Tua Harapkan Keringanan Uang Kuliah

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 02 April 2020 13:07
Jakarta: Sejumlah orang tua mengharapkan adanya subsidi pembiayaan kuliah dalam masa darurat virus korona (covid-19). Terlebih lagi jika masa studi mahasiswa di kampus tempat anaknya menempuh pendidikan bakal diperpanjang hingga satu semester.
 
Gita Siwi, orang tua salah satu mahasiswa di Universitas Prof. Dr. Moestopo (UPDM) misalnya, saat ini tengah memikirkan nasib pembiayaan kuliah anaknya jika sampai diperpanjang. Beban biaya kuliah sudah barang tentu akan bertambah
 
"Jadi orang tua tentu ada harapan bantuan subsidi," kata Gita Siwi, kepada Medcom.id, Kamis, 2 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gita menilai subsidi ke dunia pendidikan seharusnya amat dimungkinan. Mengingat Presiden Joko Widodo juga mampu memberikan subsidi sembako hingga listrik ke masyarakat.
 
Baca: Kebijakan Baru, Masa Kuliah Semester Ini Boleh Dikosongkan
 
Apabila pemerintah belum bisa mengalirkan subsidi pendidikan di masa darurat covid-19, dia mengharapkan setidaknya adanya keringanan dari kampus. Misalnya, pembayaran uang kuliah bisa dicicil.
 
"Karena ada juga kondisi ekonomi keluarga yang mesti mendahulukan urusan makan. Jadi kalau misalnya biaya kuliah Rp300 ribu semoga kampus bisa menerapkan sistem cicilan per berapa kali," ungkapnya.
 
Ia juga menyarankan perguruan tinggi dapat merangkul sejumlah mitra, contohnya ikatan alumni maupun perusahaan swasta juga BUMN. Sebab, bantuan pendidikan dari sumbangan alumni hingga pembukaan donasi sangat mungkin dilakukan perguruan tinggi.
 
"Kita lihat ke belakang jejak kampusnya, apakah pernah kerja sama dengan siapa, atau di balik kampus itu ada nama-nama besar alumni yang sukses sebagai pebisnis atau menteri," lanjut dia.
 
Menurut Gita, donasi yang dibutuhkan saat ini bukan hanya sekadar bantuan masker atau hand sanitizer. Subsidi pembiayaan uang kuliah juga tengah ditunggu-tunggu.
 
"Jadi ada subsidi silang untuk membantu, saya rasa itu mampu deh saat ini. Apalagi kalau kampus mengambil kebijakan untuk memperpanjang masa kuliah satu semester," ungkap Gita.
 
Sebagai pekerja dengan upah harian, Gita mencoba menerima keadaan. Dia tetap terus mengupayakan anaknya bisa melanjutkan kuliah meski nantinya pihak kampus yang memutuskan untuk memperpanjang masa perkuliahan.
 
"Pada saat seperti ini, yang memang kondisi ini bencana, dan bukan human error. Semoga semua pihak bisa legawa, dan itu pula yang saya tanamkan kepada anak saya, agar tidak drop," ungkapnya.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif