Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, mengatakan penguatan pelaksanaan TKA SMA akan difokuskan pada kesiapan teknis. Selain itu juga dilakukan pengaturan jadwal hingga koordinasi matang dengan daerah.
“Berbagai evaluasi pelaksanaan TKA pada jenjang SD dan SMP menjadi bahan perbaikan juga di dalam penyiapan pelaksanaan TKA di jenjang SMA MA sederajat,” kata Toni dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI, Selasa, 19 Mei 2026.
| Baca juga: Top 24 SMA Swasta Terbaik di Bekasi Versi Nilai TKA Tertinggi 2026 |
Ia menjelaskan pendaftaran TKA SMA dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus hingga 27 September 2026. Setelah itu, tahapan dilanjutkan dengan simulasi, gladi bersih, pelaksanaan utama, hingga ujian susulan.
Dalam pelaksanaan mendatang, pemerintah juga akan menerapkan jadwal TKA serentak secara nasional. Skema ini berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang pelaksanaannya berdasarkan zona waktu.
“Penyesuaian dilakukan dengan memajukan jadwal Waktu Indonesia Barat (WIB) agar sesi terakhir di Waktu Indonesia Timur (WIT) tidak terlalu malam,” ujar dia.
Selain itu, Kemendikdasmen juga menyiapkan instrumen monitoring pelaksanaan TKA. Hal ini ditujukan agar evaluasi TKA dapat dilakukan lebih komprehensif di seluruh daerah.
"Seluruh persiapan terus diperkuat melalui simulasi dan koordinasi teknis agar pelaksanaan TKA SMA MA 2026 berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya," ujar dia.
Berikut jadwal TKA SMA/SMK/MA sederajat Tahun 2026
Jadwal TKA SMA 2026
- Pendaftaran TKA: 18 Agustus-27 September 2026
- Simulasi TKA: 21-27 September 2026
- Gladi Bersih TKA: 5-11 Oktober 2026
- Pelaksanaan TKA Gelombang I: 26 Oktober-1 November 2026
- Pelaksanaan TKA Gelombang II: 2-8 November 2026
- Pelaksanaan TKA Susulan Gelombang I: 16-22 November 2026
- Pelaksanaan TKA Susulan Gelombang II: 23-29 November 2026
| Baca juga: Bukan Hafalan, Ternyata Ini Alasan Soal TKA 2026 Terasa Lebih Sulit dan Menantang |
Apa itu TKA?
Melansir laman resmi Rumah Pendidikan Kemendikdasmen, TKA adalah asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum yang berlaku. Selain itu, TKA bersifat tidak wajib sehingga murid memiliki kebebasan untuk mengikutinya tanpa paksaan.Asesmen ini ditujukan bagi mereka yang merasa siap serta membutuhkannya. Seluruh proses TKA diselenggarakan tanpa pungutan biaya, dibiayai sepenuhnya oleh negara atau pemerintah daerah agar setiap murid memiliki akses yang setara tanpa hambatan ekonomi.
Sementara itu, berikut tujuan dan kegunaan TKA yang patut dipahami:
Tujuan dan Kegunaan TKA
TKA hadir untuk menjawab tantangan penilaian yang beragam antar sekolah dengan menyediakan bentuk penguatan capaian akademik murid yang objektif dan terstandar. Hasil TKA dapat digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya, termasuk jalur prestasi masuk SMP maupun SMA/SMK sesuai kebijakan masing-masing pemerintah daerah.TKA dimaksudkan untuk melengkapi sistem penilaian yang ada saat ini, bukan menggantikan penilaian oleh satuan pendidikan. Karena itu, hasil TKA tidak menentukan kelulusan dari satuan pendidikan, kelulusan tetap ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing.
Mapel TKA SMA/SMK
Berikut mata uji TKA untuk kelas 12/SMA/MA/Paket C dan SMK/MAK serta kelas 13 SMK program 4 tahun:Mapel wajib:
- Bahasa Indonesia
- Matematika
- Bahasa Inggris
Mapel pilihan:
- Matematika lanjutan
- Bahasa Indonesia lanjutan
- Fisika
- Kimia
- Biologi
- Sosiologi
- Geografi
- Sejarah
- Antropologi
- PPKn/Pendidikan Pancasila
- Bahasa Arab
- Bahasa Prancis
- Bahasa Jepang
- Bahasa Korea
- Bahasa Mandarin
- Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan
- Ekonomi
- Bahasa Jerman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News