NEWSTICKER
Tiga mahasiswa UI yang ikut dalam dalam ajang kompetisi pemrograman bergengsi dunia, Association for Computing Machinery International Collegiate Programming Contest (ACM ICPC) 2019, UI/Humas.
Tiga mahasiswa UI yang ikut dalam dalam ajang kompetisi pemrograman bergengsi dunia, Association for Computing Machinery International Collegiate Programming Contest (ACM ICPC) 2019, UI/Humas.

UI, Harvard, dan Stanford Sejajar

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 09 April 2019 20:50
Jakarta: Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang kompetisi pemrograman bergengsi dunia, Association for Computing Machinery International Collegiate Programming Contest (ACM ICPC) 2019.
 
Mereka adalah Muhammad Ayas Dzulfikar angkatan 2015, Degoldie Sonny angkatan 2016, dan Inigo Ramli angkatan 2018. "Ketiganya adalah mahasiswa UI jurusan Ilmu Komputer," kata Rifelly Dewi Astuti, Kepala Humas dan KIP UI, di Jakarta, Selasa, 9 April 2019.
 
Ketiganya didampingi oleh Denny selaku dosen pembimbing. Ketiga mahasiswa ini berhasil menduduki peringkat ke-21 (compressed rank by number of problem solved) bersama dengan mahasiswa perwakilan dari Harvard University, Stanford University, dan 17 perguruan tinggi lainnya di dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:UI Masuk 80 Universitas Terbaik Pendukung Target SDGs
 
Ajang final ACM ICPC 2019 berlangsung pada 31 Maret – 5 April 2019 di Porto, Portugal. ACM ICPC merupakan kompetisi pemrograman komputer yang diikuti oleh universitas-universitas terbaik di dunia.
 
Masing-masing tim yang terdiri dari tiga mahasiswa berusaha menyelesaikan masalah-masalah komputasi dan algoritma. Masalah tersebut harus dipecahkan dalam waktu yang telah ditetapkan yakni lima jam nonsetop.
 
"Ketiga mahasiswa UI tersebut berhasil menyelesaikan permasalahan pemrograman yang diberikan dan berhasil meraih perolehan skor 815 poin, berdasarkan catatan scoreboard ICPC World Finals," kata Rifelly.
 
Para mahasiswa UI ini berhasil melanjutkan perjuangannya ke tingkat dunia setelah memenangkan seleksi regional terlebih dahulu di kawasan Asia Pasifik. Pada ajang final tingkat dunia, terdapat 135 tim dari berbagai negara yang ikut bertanding.
 
Pencapaian ini tentunya tidak lepas dari kerja keras dan persiapan matang dan konsisten yang dilakukan oleh para mahasiswa UI tersebut. "Diharapkan upaya ini semakin meningkatkan nama baik UI khususnya dan Indonesia di kancah internasional, serta semakin menambah deretan prestasi anak bangsa di dunia internasional," tutup Rifelly.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif