Jakarta: Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) bergerak secara sistematis, terukur dan massif untuk menjadikan sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, siswa dan orang tua siswa berdaya secara digital. Salah satu gerakan JSDI untuk digitalisasi sekolah adalah melalui program Pandu Digital.
Pandu Digital adalah kolaborasi JSDI, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Dinas-dinas Pendidikan di Seluruh Indonesia. Pandu Digital dimulai dari Sulawesi Selatan (Sulsel) secara terstruktur. Selanjutnya akan melebar ke seluruh Indonesia menyesuaikan kesiapan Jaringan Wilayah dan Jaringan Daerah JSDI
"Pandu Digital JSDI secara Nasional akan dikomandoi oleh H. Ansar yang memulai gerakan pandu digital di Sulsel Untuk seluruh Indonesia," kata Ketua Umum JSDI, Muhammad Ramli Rahim, dalam keterangan tertulis, Rabu, 19 Mei 2021.
Baca juga: PPDB DKI Jakarta Segera Dimulai, Ini 4 Jalur Seleksi yang Dibuka
Jaringan Sekolah Digital Indonesia akan terus berupaya maksimal membangun penguatan digitalisasi di dunia pendidikan. "Kolaborasi JSDI dengan Disdik di seluruh Indonesia tentu saja akan menjadi kekuatan baru dalam upaya tersebut," terangnya.
Ia berharap, momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2021 dapat menjadi mementum kebangkitan Digitalisasi di Dunia Pendidikan Indonesia
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan