Festival Lek Anak Negeri 2022 digelar di Kabupaten Bungo Jambi pada 30 Agustus hingga 1 September 2022. Direktur Perfilman, Musik, dan Media (PMM) Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, menyatakan festival ini merupakan ajang tradisi masyarakat Bungo yang berhubungan dengan ritual keagamaan, seperti doa tolak balak, syukuran, maupun pencabutan sumpah.
"Festival ini mengandung makna untuk menghidupkan dan menyadarkan lagi masyarakat tentang warisan leluhurnya yang bersinggungan dengan pertanahan, pertanian, serta perikanan," kata Mahendra dalam keterangannya, Rabu, 31 Agustus 2022.
Festival ini diharapkan dapat terus merawat peninggalan adat istiadat sehingga tidak hilang di masa depan. “Sasarannya untuk mempertahankan budaya dan kearifan lokal Kabupaten Bungo dari mulai adat istiadat, seni tradisi, sastra lisan, dan upacara adat di lingkungan masyarakat,” tutur dia.
Mahendra mencontohkan tradisi Ngago Lubuk Larangan pada adat istiadat Bungo dapat menjadi transfer pengetahuan budaya ke generasi muda tentang ritual agama. Ini merupakan pengetahuan langka, di mana ritual tersebut dilakukan leluhur di Kabupaten Bungo.
“Ada unsur memperkanalkan lagi rangkaian budaya adat lama di antaranya Ngago Lubuk Larangan dan pesta–pesta desa yang selama ini terasa sudah mulai tersingkirkan akibat kemajuan zaman,” ucap Mahendra.
| Baca juga: Generasi Muda Diajak Lestarikan Seni dan Budaya Lewat Festival Indonesia Bertutur 2022 |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News