Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah
Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah

Kenali Pola Pembibitan Taruna di PTDI-STTD, Lulus Diangkat Jadi CPNS

Citra Larasati • 19 April 2021 11:14
Jakarta:  Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Politeknik Transportasi Darat Indonesia - Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) 2021 sudah dibuka.  Calon taruna dan taruni nantinya akan menjalani pembibitan yang menjadi ciri khas dari PTDI-STTD.  
 
Wakil Direktur I PTDI-STTD, I Made Suraharta menjelaskan, bahwa di PTDI-STTD dikenal dengan pola pembibitannya. Pola Pembibitan tersebut dibagi menjadi dua.
 
Yaitu pola pembibitan pemerintah daerah dan pola pembibitan Kementerian Perhubungan Kemenhub. Untuk pemerintah daerah, penerimaannya diperuntukan bagi putra dan putri daerah yang sudah bekerja sama dengan PTDI-STTD.  Nantinya lulusannya akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di daerah tersebut. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lalu untuk pola pembibitan Kemenhub, penerimaannya diperuntukan bagi putra dan putri dari seluruh Indonesia yang kebetulan daerahnya tidak ada kerja sama dengan PTDI-STTD, di mana lulusannya nanti akan diangkat menjadi CPNS di Kemenhub dan dapat ditempatkan di seluruh Indonesia," kata Suraharta.
 
Suraharta juga menjelaskan, bahwa untuk program studi Transportasi Darat ada 10 kompetensi yang akan didapatkan oleh para calon taruna dan taruni. Di antaranya Perencanaan Simpul dan Jaringan Tranportasi Darat, Penyusuan Andalalin, Auditor serta Inspesktur Keselamatan Jalan, Penyuluhan Keselamatan LLAJ dan Insvestigator Kecelakaan Lalu Lintas.
 
Baca juga:  Pendaftaran Calon Taruna PTDI-STTD 2021 Ditutup Akhir April
 
Lalu untuk program studi Transportasi Jalan juga ada 10 kompetensi yang akan didapatkan oleh para calon taruna dan taruni.  Di antaranya Manajamen dan survey LLAJ, Pengelolaan Terminal dan Parkir, Manajemen Angkutan Umum dan Perencanaan Jaringan Trayek Angkutan Umum.     
 
Persyaratan pendaftaran secara umum sama dengan sekolah tinggi lainnya, seperti WNI, usia 16-23 tahun, berbadan sehat, mata normal, tidak sedang menjalani hukuman pidana. "Dan yang ingin kami tekankan di sini calon Sipencatar bersedia diberhentikan dengan tidak hormat apabila melakukan tindakan kriminal dan juga akan dinyatakan gugur apabila terbukti melakukan pemalusan dan yang terakhir bersedia menandatangi pernyataan," tutupnya. 
 
Sebelumnya, seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Politeknik Transportasi Darat Indonesia - Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) 2021 dibuka.  Untuk itu, PTDI-STTD menggelar Sosialisasi Sipencatar Pola Pembibitan Tahun 2021.
 
Direktur PTDI-STTD, Hindro Surahmat dan di damping oleh Wakil Direktur I  PTDI-STTD, I Made Suraharta serta dimoderatori oleh Wakil Direktur II PTDI-STTD, Gloriani Christin serta diikuti oleh ratusan peserta yang mayoritas para remaja lulusan sekolah menengah atas dari seluruh Indonesia.  
 
Direktur PTDI-STTD, Hindro Surahmat menjelaskan, ini merupakan peluang bagi remaja putra dan putri yang ingin meniti karier di bidang transportasi, khususnya transportasi darat. Untuk proses pendaftarannya sudah di mulai sejak 9 hingga 30 April 2021 mendatang.
 
Para Sipencatar dapat mendaftar melalui https://sscndikdin.bkn.go.id atau https://sipencatar.dephub.go.id.  Ia menambahkan, pada Sipencatar 2021 ini ada dua jalur penerimaan yaitu melalui pola reguler dengan pola pembibitan dan nonpembibitan, lalu ada juga jalur nonreguler atau mandiri.
 
Untuk tahun ini, PTDI-STTD, membuka tiga program pendidikan. Terdiri dari dua Diploma Tiga (D-3), yaitu Manajeman Transportasi Jalan (MTJ) dan Manajemen Transportasi Perkeretaapian (MTP).  "Selain itu ada satu Diploma Empat (D-4) Transportasi Darat, serta akan segera dibuka juga prodi Strata Dua (S-2)," katanya.
 
(CEU)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif