Ilustrasi guru. MI/Gino Hadi
Ilustrasi guru. MI/Gino Hadi

Biaya Implementasi Kurikulum Merdeka Habiskan Rp2,86 Triliun

Pendidikan pendidikan kurikulum 2013 Kemendikbudristek Kurikulum Kurikulum Merdeka
Ilham Pratama Putra • 21 April 2022 19:22
Jakarta: Biaya implementasi Kurikulum Merdeka disebut sangat besar. Anggota Komisi X DPR RI, Dewi Koriati, mengungkapkan anggaran yang dikeluarkan untuk pendampingan dan uji coba Kurikulum Merdeka pada 2021 mencapai Rp2,86 triliun.
 
"Angka yang dikeluarkan untuk pendampingan ini, uji coba kurikulum ini (Kurikulum Merdeka) pada 2021 oleh 2.500 sekolah penggerak dan 18.800 guru penggerak telah menghabiskan dana Rp2,86 triliun," kata Dewi dalam siaran YouTube bertajuk Pendidikan Karakter Utuh, Kamis, 21 April 2021.
 
Dia menyebut jumlah tersebut jauh lebih besar ketimbang anggaran uji coba Kurikulum 2013. Anggaran uji coba Kurikulum 2013 sebesar Rp1,46 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi, angka ini jomplang. Apalah klaim keberhasilan dari uji coba dari guru penggerak ini dari pendampingan atau memang Kurikulum Merdeka ini oke banget," tutur dia.
 
Pengamat pendidikan, Doni Koesoema, menyatakan dana besar untuk Kurikulum Merdeka tersebut belum memiliki bukti keberhasilan yang konkret. Terlebih, saat ini belum ada evaluasi menyeluruh tentang keampuhan Kurikulum Merdeka.
 
"Sampai sekarang belum ada evaluasi menyeluruh tentang keampuhan Kurikulum Merdeka, terutama dalam mengatasi learning loss saat ini. Tapi, saat ini malah diresmikan sebagai Kurikulum Merdeka," kata Doni.
 
Dia menilai tahapan uji coba terbatas di sekolah penggerak masih belum jelas. Sebab, sampai saat ini balum ada naskah kajian terkait yang disosialisasikan Kemendikbudristek.
 
"Jadi, akhirnya belum ada panduan yang utuh dan lengkap untuk melaksanakan Kurikulum Merdeka," tutur dia.
 
Doni menilai wajar masih ada pihak-pihak yang ragu dan tidak memilih untuk menerapkan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan. Sebab, belum ada hasil implementasi dari Kurikulum Merdeka.
 
"Kita belum melihat kekurangan dan kelebihannya di mana. Dan seandainya sudah ada pun dalam proses pengembangan kurikulum, semestinya ketika sudah ada catatan implementasi yang sebelumnya, maka harus diperbaiki, diuji coba lagi secara terbatas minimal satu tahun apakah efektif atau tidak. Barulah kemudian diterapkan dalam skala besar," tutur Doni.
 
Baca: Pengamat Pendidikan: Perlu Bukti Ilmiah Pastikan Kurikulum Merdeka Efektif
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif