Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

IISMA Vokasi

Mahasiswa Vokasi, 46 Kampus Luar Negeri Ini Buka Kesempatan Magang

Citra Larasati • 19 Mei 2022 21:32
Jakarta:  Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) Edisi Vokasi pada April lalu. Kini, Ditjen Diksi telah bermitra dengan 46 perguruan tinggi luar negeri yang siap menerima magang mahasiswa vokasi Indonesia.
 
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, mengatakan, perguruan tinggi luar yang menjadi mitra IISMA edisi vokasi ini merupakan institusi terkemuka di beberapa negara seperti Korea Selatan, Inggris, Irlandia, Malaysia, Prancis, Taiwan, Australia, Amerika Serikat, Hungaria, Jerman dan Turki.
 
“Tidak hanya kuliah di 46 perguruan tinggi luar negeri, mahasiswa vokasi juga menjalani magang di perusahaan mitra kampus luar negeri tersebut. Maka dari itu, moto dari program ini adalah Learning in Collaboration with Industry,” ujar Dirjen Wikan, pada taklimat media tentang IISMA Edisi Vokasi secara virtual.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wikan menyebut, Australia merupakan negara dengan jumlah perguruan tinggi luar negeri terbanyak yang bermitra dengan IISMA Edisi Vokasi. Ada 11 perguruan tinggi dengan 10 bidang studi yang bisa dipilih dan menjadi kesempatan bagi mahasiswa vokasi menempuh pendidikan di negeri Kangguru ini.
 
Selain Australia, kesempatan magang juga terbuka besar bagi mahasiswa vokasi yang ingin menempuh pendidikan di Inggris. Ada 14 mitra Industri yang disiapkan oleh dua kampus terkemuka di Inggris yang bisa dijajaki oleh mahasiswa vokasi. 
 
Wikan menambahkan, adanya link and match antara perguruan tinggi luar negeri dengan industri menjadi ciri khas dari program IISMA edisi vokasi. Artinya, mahasiswa vokasi yang menjadi peserta program ini tidak hanya memperoleh kesempatan belajar selama satu semester di kampus tujuan, tetapi juga dapat melaksanakan magang di industri atau perusahaan mitra dari kampus tersebut.
 
“Ditjen Vokasi memastikan bahwa dalam program ini mahasiswa tidak hanya belajar tetapi juga berkesempatan untuk bisa magang di Industri atau perusahaan mitra kampus luar negeri” papar Wikan. 
 
Saat ini sudah tercatat ada 3.175 mahasiwa vokasi yang mendaftar Program IISMA edisi Vokasi. Wikan Sakarinto menyambut positif atas tingginya minat program ini. "Program ini sangat luar biasa. Jadi pergunakanlah kesempatan ini,” tambah Wikan.

Berikut tiga skema yang disiapkan dalam program IISMA Vokasi:

  1. Skema A, mahasiswa fokus untuk menjalani magang di industri
  2. Skema B, mahasiswa dapat menjalani magang di samping menjalani kuliah dengan pembagian waktu yang seimbang
  3. Skema C, mahasiswa fokus menjalani kuliah tetapi dengan materi yang terkait erat dengan dunia industri. Pada skema C ini, kelas juga diajar oleh praktisi dari industri. 
“IISMA edisi Vokasi merupakan salah satu langkah bagi mahasiswa vokasi Indonesia untuk mengenyam pendidikan di luar negeri sekaligus mendapatkan pengalaman praktik di industri,” urai Ketua IISMA Edisi Vokasi, Hilda Cahyani. 
 
Lebih lanjut Hilda menjelaskan, melalui program ini diharapkan mahasiswa vokasi Indonesia siap belajar dan berperan di kancah global dengan pengalaman belajar di perguruan tinggi dan industri kelas dunia di luar negeri. Selain itu, interaksi internasional yang intensif dan pemahaman antar budaya (cross-culture understanding) dari berbagai negara juga akan menambah wawasan, mengasah komunikasi bahasa internasional serta memperluas jaringan.
 
Untuk jangka panjang, kata Hilda, Program IISMA edisi Vokasi ini diharapkan dapat menguatkan link and match antara pendirian vokasi dan industri global. Pada akhirnya, hal ini mampu berkontribusi pada peningkatan SDM Indonesia dalam rangka menyemai benih-benih kemajuan ekonomi karena terciptanya angkatan kerja yang andal.
 
Kualitas SDM yang membaik, lanjut dia, juga akan meningkatkan kualitas penyelenggaraan ekonomi negara sehingga bisa menguatkan aktivitas investasi. “Pada dasarnya, semua ini berujung pada peningkatan kesejahteraan karena terjadinya perbaikan ekonomi yang memberi dampak positif,” ujarnya.
 
Ia menambahkan, keterampilan teknis dan analitis serta wawasan global ini penting untuk menyiapkan lulusan vokasi Indonesia untuk berperan di dunia kerja dan industri kelak ketika lulus. “Mungkin mereka tidak akan bekerja di luar negeri tetapi kini makin banyak perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia. Bekerja di sebuah perusahaan di kabupaten di Indonesia pun akan memerlukan kemampuan berinteraksi secara internasional. Di sinilah, wawasan global dan kemampuan berkomunikasi secara internasional akan bermanfaat,” urai Hilda.
 
Hal senada disampaikan oleh Tim Aksel Kerjasama Luar Negeri Ditjen Pendidikan Vokasi, Agustinus Winarno mengenai penyiapan lulusan vokasi Indonesia untuk berperan di dunia kerja dan industri kelak.
 
“Mungkin mereka tidak akan bekerja di luar negeri tetapi kini makin banyak perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia. Bekerja di sebuah perusahaan di kabupaten di Indonesia pun akan memerlukan kemampuan berinteraksi secara internasional. Di sinilah, wawasan global dan kemampuan berkomunikasi secara internasional akan bermanfaat,” pungkasnya.
 
Baca juga:  Competitive Fund Vokasi Akan Jawab Tantangan Dunia Kerja

Berikut 46 perguruan tinggi yang dapat dipilih mahasiswa:

  1. The University of Notre Dame Australia
  2. Curtin University
  3. North Metropolitan TAFE
  4. Phoenix Academy
  5. South Metro TAFE
  6. Edith Cowan University
  7. The University of Western Australia
  8. Murdoch University
  9. La Trobe University
  10. Deakin University
  11. Swinburne University of Technology
  12. Ming Chi University of Technology
  13. Cheng Shiu University
  14. Yuan Ze University
  15. National Formosa University
  16. Lunghwa University of Science and Technology
  17. Chung Yuan Christian University
  18. National Pingtung University of Science and Technology
  19. Minghsin University of Science and Technology
  20. National Taiwan Normal University
  21. Asia University
  22. Cranfield University United Hospitality and
  23. Teesside University Kingdom Tourism Industry,
  24. University of Portsmouth
  25. City of Glasgow College
  26. Coventry University
  27. University of Nottingham
  28. Arts University Bournemouth
  29. University of Strathclyde
  30. Kangwon National University
  31. Daegu Catholic University
  32. Korea University of Technology and Education
  33. Ulsan College
  34. Hanbat National University
  35. Woosong University
  36. Universiti Teknologi Malaysia
  37. Universiti Tun Hussein Onn Malaysia
  38. Universiti Teknikal Malaysia Melaka
  39. Universiti Malaysia Pahang
  40. IU International University of Applied Sciences Jerman
  41. Osnabrück University of Applied Sciences
  42. Selcuk University Turki
  43. Universite Polytechnique Haut-de-France Prancis
  44. Lincoln Welding School USA Engineering
  45. University of Pecs Hungaria Creative Industry
  46. National University of Ireland – Galway-Shannon College of Hotel Management Irlandia

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif