Ilustrasi. Suasana pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN 17 Cempaka Putih, Jakarta. Medcom.id/Christian
Ilustrasi. Suasana pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN 17 Cempaka Putih, Jakarta. Medcom.id/Christian

Jakarta Tak Kunjung PTM 100% Meski Berstatus PPKM Level 2, Ini Kata Wagub Ariza

Muhammad Syahrul Ramadhan • 08 Maret 2022 21:41
Jakarta: DKI Jakarta kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Penurunan level ini berpengaruh terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM)
 
Hal itu tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2022 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 covid-19 di Jawa-Bali. Beleid itu dikeluarkan pada Senin, 7 Maret 2022 dan berlaku sejak 8 Maret hingga 14 Maret 2022.
 
“Pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri,” tulis salinan Inmendagri seperti dikutip Medcom.id, Selasa, 8 Maret 2022.
 
Sejak 4 Februari 2022, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar PTM terbatas dengan kapasitas 50 persen. Pengaturan tersebut menyesuaikan dengan SE Mendikbudristek soal Diskresi Pelaksanaan SKB empat menteri. Saat naik ke PPKM level 3 Jakarta tetap menerapkan PTM 50 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan status PPKM yang sudah turun ke level 2, kapan DKI Jakarta akan kembali menggelar PTM 100 persen?

Jawaban Wagub DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan PTM boleh digelar 100 persen selama PPKM level 2. Namun, pelaksanaan PTM 100 persen tersebut masih menunggu kebijakan pemerintah.
 
"Terkait PTM sekalipun di level 3 kita melaksanakan 50 persen dan ketentuan kalau dilihat di level 2 bisa jadi 100 persen terbatas. Namun, kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat dalam hal ini dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset dan Teknolog," ujar Ariza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin, 7 Maret 2022.
 
Ariza mengakui selama PTM digelar sejak Januari 2022, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menemukan kasus covid-19 kepada siswa maupun guru. Namun, mayoritas penyebarannya dari klaster keluarga.
 
Menurut dia, penyebaran covid-19 di lingkungan sekolah minim karena penerapan protokol kesehatan berjalan optimal. Dia pun menjamin apabila PTM 100 persen kembali diterapkan, Pemprov DKI akan lebih maksimal lagi dalam mengimplementasikan protokol kesehatan di sekolah.
 
Jakarta Tak Kunjung PTM 100% Meski Berstatus PPKM Level 2, Ini Kata Wagub Ariza
Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria. Medcom.id/Yurike Budiman
 
Vaksinasi covid-19 kepada siswa dan guru juga terus dikebut. Dia menyebut angka vaksinasi di Jakarta cukup baik, sehingga Pemprov DKI mampu menerapkan PTM 100 persen pada Januari 2022.
 
"Ini kan jelas angkanya, kalau usia 6-11 tahun itu dosis 1 sudah 71,2 persen. Vaksinasi dosis 1 usia 12-17 tahun sudah 138 persen, dosis duanya sudah 114 persen sudah lebih," papar dia.
 
Dia meminta masyarakat bersabar menunggu keputusan resmi mengenai penerapan kembali PTM 100 persen di masa PPKM level 2. "Ini kan baru diumumkan untuk tujuh hari ke depan sampai 14 Maret PPKM level 2. Jadi bersabar sebentar mudah-mudahan dalam beberapa hari kita sampaikan," ujar dia.
 
(RUL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif